Berdiri di depan pintu kereta
Commuter Line, 2016

Ada sebuah kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh para penumpang Commuter Line (CL). Hal tersebut adalah berdiri di depan pintu kereta.

Memang, dengan mendapatkan posisi di dekat pintu, maka bisa membantu seseorang untuk dapat segera turun dari sang CL begitu kereta tiba di stasiun tujuan. Sesuatu yang diharapkan oleh semua penumpang.

Padahal, tindakan yang mereka lakukan tersebut sering mengakibatkan kesulitan bagi penumpang yang naik dan turun. Jelas sekali karena mereka akan terhalang oleh keberadaan sang penumpang di depan pintu kereta.

Lebih parah lagi, pada jam sibuk masih banyak orang yang memaksakan diri untuk berdiri di depan pintu kereta padahal stasiun tujuan mereka masih jauh. Tidak jarang bahkan ketika penumpang dalam jumlah banyak hendak turun, mereka tidak bergeming dan mau pindah dari posisinya.

Alhasil, mereka yang hendak turun seperti terhambat oleh penumpang jenis ini.

Padahal, kalau hal tersebut dilakukan seringkali sang penumpang di depan pintu Commuter Line ini biasanya akan mendapatkan kesulitan sendiri, seperti

  • Terdorong oleh arus penumpang dan rasanya tidak enak
  • Bisa terjatuh karena derasnya dorongan penumpang yang hendak turun
  • Diomeli puluhan orang karena menghalangi jalan

Tidak seorangpun yang ingin berlama-lama di dalam kereta yang sesak. Semuanya pasti ingin untuk bisa semudah mungkin turun.

Tetapi, juga harus disadari kepentingan penumpang lain. Mereka membutuhkan pintu untuk naik atau turun. Keberadaan seseorang di depan akan menghambat.

Oleh karena itu haruslah ada toleransi dan kepekaan dari para penumpang. Hal itu bisa dilakukan dengan cara

  • Bila stasiun tujuan masih jauh, bergeserlah lebih ke dalam
  • Kalaupun harus terpaksa berdiri di depan pintu kereta, ketika ada penumpang hendak turun, bertukar tempatlah
  • Di beberapa stasiun dimana jumlah penumpang yang turun akan banyak, sedangkan stasiun tujuan masih jauh ,akan lebih baik, kalau penumpang di dekat pintu ikut turun sebentar. Ketika para penumpang di stasiun tersebut sudah turun , naiklah lagi ke dalam kereta

Tidak perlu memaksakan diri untuk berada di posisi tertentu. Beriskaplah fleksibel dan jangan hanya mementingkan keinginan diri sendiri.

Bagaimanapun, penumpang Commuter Line alias KRL (Kereta Rel Listrik) adalah sebuah masyarakat dan masyarakat juga memiliki aturan. Toleransi dan saling pengertian akan membantu menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan.

 

LEAVE A REPLY