Bermain di Kebun Raya Saat Hujan Itu Menyenangkan

Hujan? Bukan masalah untuk tetap berwisata dan bermain di Kebun Raya Bogor, setidaknya untuk kami. Bagaimanapun, sebagai warga Bogor, Kota Hujan, hujan sudah menjadi bagian dari kehidupan disini. Justru, kalau hujan tidak turun, maka banyak orang yang akan keheranan akan hal itu.

Jadi, ketika saat bermain di Kebun Botani tersebut hujan mendadak turun, hal itu tidak berarti kami harus menghentikan keceriaan bermain bersama keluarga. Bahkan, turunnya air dari langit menambah kegembiraan itu sendiri.

Tidak. Kami tidak berhenti bermain di Kebun Raya ketika hujan deras mengguyur Bogor hari ini. Rencana untuk mengambil foto untuk diikutsertakan pada “Sayembara Foto Amatir Pariwisata Bogor” yang diadakan oleh Komunitas Masyarakat Cinta Bogor tetap berjalan seperti semula.

Justru. air hujan yang deras membantu kami, tim Lovely Bogor untuk menghasilkan banyak foto yang sesuai dengan nuansa Bogor sebagai Kota Hujan. Pas sekali!

Silakan lihat beberapa foto di bawah ini dan katakan pendapat Kawan tentang hal ini

Jalan Kenari II

Salah satu spot fotogenik di KRB adalah Jalan Kenari II. Rimbunnya kanopi pohon disini sudah sangat terkenal keindahannya.

Pernah mencoba merasakan suasana di saat basah akibat hujan yang deras dan turun? Semakin indah kawan!

Bermain di Kebun Raya Saat Hujan Itu Menyenangkan 4
Jalan Kenari II – Karya Arya Fatin Krisnansyah

Jembatan Jalan Kenari – Jalan Astrid

Hasil perbaikan jembatan penghubung antara dua tempat indah, Jalan Kenari II dan Jalan Astrid tidak sia-sia. Terlihat menyajikan landscape yang sangat indah dan sesuai dengan keindahan di seberangnya.

Beginilah penampakannya di kala hujan, dan sadarkah Anda bahwa foto di bawah hanya dibuat dengan menggunakan kamera smartphone, ASUS T00N, saja?

Hujan Itu Menyenangkan 5

Tidak Semua Takut Hujan

Bukan hanya kami rupanya yang tidak berhenti menikmati Kebun Raya Bogor pada saat hujan deras turun.

Rupanya tetap ada mereka yang menganggap hal itu biasa, atau bahkan mungkin menguntungkan seperti kami, seperti beberapa anak kecil dan pengunjung (baik dengan perlengkapan tambahan atau tidak)

Bermain di Kebun Raya Saat Hujan Itu Menyenangkan 2
Pakai kamera smartphone saja lo!

Payung ternyata banyak fungsinya lo?

Fungsi utamanya memang menghindari penggunanya basah akibat air hujan, tetapi ada fungsi lainnya. Ternyata, kalau warnanya mencolok bisa menjadi asesori tambahan yang bagus di dalam foto (selain tentunya menghindarkan modelnya basah kuyup dan tentunya tetap bisa berpose dengan baik)

Bermain di Kebun Raya Saat Hujan Itu Menyenangkan 3

Bukti bukan? Hujan yang turun bukan untuk dirutuki dan dikeluhkan. Hujan adalah anugerah dari Yang Maha Kuasa bagi manusia. Kedatangannya tidak perlu ditakutkan dan disesali.

Keindahan KRB tetap bisa dinikmati tanpa halangan, selama perlengkapan standar saat berwisata ke Bogor, yaitu payung atau jas hujan tetap dibawa. Sesederhana itu saja dan payung sudah pernah dituliskan pada artikel sebelumnya tentang Tips Berwisata ke Bogor sebagai hal yang tidak boleh terlupa.

Percayalah, bermain di Kebun Raya Bogor saat hujan turun bisa sangat menyenangkan.

Nah, kira-kira foto mana yang akan diikutsertakan di Sayembara Foto Amatir Pariwisata Bogor ala Masyarakat Cinta Bogor? Bisa tebak?

(Catatan : Saat hujan deras, jangan pernah berteduh di bawah pohon. Sambaran petir biasanya menyambar pohon dan ranting-ranting pohon besar bisa juga menimpa)

20 COMMENTS

  1. Nasehat orang tua jaman dulu: saat cuaca kurang baik, sebaiknya menghindar dari kebun raya, karena resiko semakin besar.
    BTW, itu modelnya siapa kang?

    • Hahahaha.. Nasehat orangtua jaman sekarang selama berhati-hati dan melakukan persiapan, tidak masalah. Hindari berteduh di bawah pohon besar.

      Modelnya, istri sendiri dan bukan istri tetangga kang

  2. kebun raya bogornya terlihat lebih indah saat sedang hujan ya pak ..

    seperti hutan di luar negeri..
    yang di apit di antara 2 sisi pepohonan itu..

    • Iya.. memang sangat…. makanya saya ga bosen kesana..padahal entah udah berapa puluh kali

  3. Pak…apakah fhoto JL.kenari II juga menggunakan smartphone…?

    • Tidak Kang.. itu pakai kamera DSLR.

      Nah yang foto bersepeda itu juga jalan Kenari Kang, cuma saya ambil dari sudut yang berbeda saja dan pakai smartphone

  4. nah itu dia salah satunya yang ingin saya zoom…apakah situasi masih hujan gerimis saat difhoto diambil,,atau sudah usai,,,satu poin sudah dijawab,,,dan uniknya kamera sepertinya tidak menangkap gerimis hujan…

    untuk gambar orang yang bersepeda,,,apakah tidak dinilai bahwa orang tersebut sedang berwisata…?
    satu lagi,,,apakah orang yang bersepeda dan dibelakangnya itu anak2 atau orang dewasa, ?

    • Ga akan bisa kang.. mau dizoom gimana pun untuk motret tetesan air hujan yang ga begitu deras sendiri butuh teknik khusus. Kecuali hujan deras banget bisa keliatan, cuma kalau hujan rintik-rintik atau airnya tidak deras, akan sulit menciptakan foto hujan. Lihat foto di paling atas artikel, itu baru air hujannya terlihat sekali.

      Kamera smartphone punya keterbatasan Kang, jadi kemungkinan akang melihat adanya rintik hujan, keliatannya sulit.

      Fokus utama foto itu adalah pemandangan dengan orang yang bersepeda sebagai pelengkap. Padahal kriteria lomba menekankan pada keceriaan berwisata (berarti porsi orang dalam foto harus seimbang dan bahkan dominan), jadi kalau saya jadi juri, maka foto ini tidak memenuhi syarat, makanya saya tidak kirim.

      Anak kecil kang, 2 orang kakak beradik sepertinya… kebetulan agak lama di sekitar situ nunggu momen, jadi saya merhatiin mereka lalu lalang sepanjang jalan.

      • ….kalau bisa ditangkap oleh kamera smartphone,,justru itu yang saya mau pelajari pak…dan ternyata Pak Anton sudah menjawabnya,,,jadi saya tidak pusing lagi ,,,mencari penyebabnya,,hehe.

        saya penasaran Pak,,,apa 2 saja kriteria fhoto untuk ikut lomba…?

        jangan2…fhoto model yang pakai payung yang dikirim…hehe.

        • Bisa kang.. tapi kalau mau harus pake tripod. Cuma kalau dipegang biasa kebanyakan smartphone sulit menangkap foto tetesan air hujan (kalau tidak deras).

          Berisi “orang”, lokasi wisata di dalam kota bogor, menampilkan keceriaan berwisata di Kota Bogor dan beberapa kriteria lainnya.

          hehehehe.. masih rahasia, nanti saja deh dikasih tahunya. Kemaren itu kita motret hampir 100 buah foto dengan kamera biasa dan sekitar 10-20 dengan smartphone. Terus dipilih 4 saja untuk diikutsertakan.

          • wah,,banyak sekali pak…bisa masuk angin nichh,,,,fhoto model dan team pembuat fhotonya, apalagi tidak ada tempat berteduh disana….saluttt…saluttt…hehe.

            semoga menang yach pak….saya yakin fhoto kiriman Pak Anton meraih juara…

            ohy….. apakah kontes fhoto tsb dimuat di Internet..pak?

          • Hahahahahaha.. tidak kang, Alhamdulillah kami baik-baik saja dan justru malah bersenang-senang disana.

            Menang atau tidak sebenarnya sudah tidak penting lagi kang. Kalau memang jadi bonus saja. Kegembiraan hujan2an, istri yang juga senang dijadikan model dadakan dan si kribo yang bersemangat motret sana sini sudah jadi “kemenangan” sendiri Kang. Dan satu tulisan sudah ada disini, itu sudah bikin senang banget.

            Tidak kang.. cuma di lingkup Komunitas Masyarakat Cinta Bogor saja. Penilaian tidak terbuka. Pengumuman nanti di April bersamaan dengan acara MCB

  5. mempotret di KRB sambil pegang payung saat hujan…mmm sepertinya hasilnya akan unik dan akan menang sayembara pak,,,asal bisa dilakukan sich….hehehe.

    kalau pak anton suka yang mana utk di ikutkan sayembara..?

    kenapa si kribo tidak ikut dalam fhoto diatas pak …?

    satu lagi,,,yang punya blog ini jarang ada fhotnya di KRB…:)

    kapan pengumuman pemenangnya pak….? boleh dikirim pak yang no 2 dan 4..saja…utk bahan tulisan saya di blog asik pedia,,nanti…saya ingin sepuasnya menulis gambar no 2 dan 4.

    ditunggu yach pak….. 🙂

    • Memotret apapun bisa indah asal dilakukan dengan sepenuh hati Kang…

      Rahasia pilihan saya mah.. sudah dikirimkan ke panitia.

      Sama seperti bapaknya, lebih suka di belakang kamera daripada di depan kamera. Fotonya juga sama sedikitnya… hehehe

      Bulan April katanya… Okay saya kirim via email ya. Hanya untuk yang no 2, karena itu bukan karya saya, mohon dicantumkan siapa yang memotretnya yah (Namanya jalan kenari). Kalau yang satunya lagi, silakan pakai.

      Silakan lihat email.

      • yupzz,,saya tahu…fhoto no 4 adalah karya Pak,,Anotn,,,sebab………..nanti saja saya tuliskan pada artikel saya pak, setelah fhoto no 4 dikirim,,hehe.

        mkish kirimannyapak…ohy Pak dugaan saya semua fhoto diatas tidak dikirim ke Panitia, betul tidak Pak..?

        • Hahahahahha.. ditunggu tulisannya.

          O ya foto no 4 aku itung dari foto paling atas yah.. kalau salah kirim bilang yang mana, nanti aku kirim ulang.

          Hehehe.. karena syaratnya dalam foto harus ada “orang” yang sedang berwisata, foto no 2-4 tidak memenuhi syarat. Jadi, benar memang tidak dikirim ke panitia.

          • Itu loh pak fhoto orang yang sedang bersepeda saat hujan usai diatas fhoto orang yang pakai jas hujan wana biru….

            termasuk fhoto orang yang bersepeda itu, tidak dikirim juga..pak?

            soalnya saya baru ingat,,biasanya fhoto untuk lomba,,harus fhoto yang belum pernah dimuat dimedia manapun, dan fhoto2 diatas sdh dimuat mendahului jadwal pengumuman pemenang…

            ohy nanti..buat artikel fhoto2 yang jadi pemenangnya pak…? saya mau lihat…keindahan dan tekniknya.

          • Okay-okay okay ngerti… yang main sepeda itu bukan saat usai hujan, tetapi justru masih hujan. Hanya karena ridnang pepohonannya, jadi terkesan rintik-rintik saja. Padahal masih hujan deras itu..wakakakakak

            Karena hanya lingkup kecil, Komunitas saja, jadi persyaratan tidak ketat dan tidak ada aturan tidak boleh dimuat. Hanya foto 2 dan 4 menurut saya tidak memenuhi kriteria saja, jadi tidak dikirim. Itu lebih ke foto landscape dan bukan wisata.

            Okay pengumumannya masih lama, tanggal 30 April.. jadi silakan tunggu..hahahaha

  6. hanya dengan kata ” Sungguh Menawan dan Sempurna ” dari hasil fhoto yang dimuat diatas.

    saya suka sekali Pak…apalagi yang no 2 dan 4 dari urutan dari atas ke bawah…sebab lebih unik dan alami. situasi tidak di rekayasa.

    pendapat saya fhoto yang tepat untuk diikutkan sayembara adalah fhoto no 4, sebab lebih mengambarkan inti kata KRB, yang mana disana banyak pohon2 tua dan tentunya ada sosok yang berkunjung dengan situasi unik saat hujan.

    hadiannya paa pak kalau menang sayembara tsb ?

    sepertinya gambar2 tsb….hasil pesanan saya kemaren yach pak…hehe.

    tapi sayang gambarnya tidak bisa dizoom..sehingga secara detail saya tidak bisa lihat.

    coba kalau bisa dizoom Pak,,mungkin saya bisa lihat ada semut yang berjalan dijalan aspal tsb,,hehe.

    ohy pak,,yang memfhoto gambar diatas siapa yang payungi….??

    • Terima kasih…. terima kasih..

      No 4 yah… heemm… patut dipertimbangkan.

      Hadiahnya penghargaan dari Biro Pariwisata Kota Bogor selain hadiah uang.

      Hahahahaha.. bisa jadi itu pesanan dari Kang Nata.

      Terpaksa diperkecil Kang untuk mengurangi waktu loading laman. Kalau pakai ukuran besar, bisa sangat memperlambat loading. Kalau mau, saya bisa kirim foto ukuran lebih besar ke akang.. hahahahah

      Kan bertiga Kang, dengan yayang dan si kribo. Jadi, yang satu model, yang satu megang payung dan yang satu motret. Kadang bergantian antara saya sama si kribo, dia motret, saya pegang payung, saya motret dia pegang payung. Kadang saya motret sambil pegang payung.

LEAVE A REPLY