Ternyata… Apa yang kita lihat pada masa kini belum tentu sama dengan apa yang dilihat orang-orang sebelum kita. Saya pernah berpikir bahwa sesuatu yang terlihat di masa kini sama saja, seperti contoh posisi Patung Syiwa dan Lembu Nandi yang ada di Kebun Raya Bogor (tahu kan yang mana? Kalau tidak silakan lihat di sini )

Pada masa kini, kedua patung yang merupakan peninggalan masa kerajaan Hindu berkuasa di Bogor maka keduanya akan terlihat seperti dua buah foto di bawah ini.

Patung Dewas Syiwa dan Lembu NandiShiva God and Nandi Bull Statue in Bogor Botanical Garden

Keduanya berdampingan. Bersisian. Keduanya memberi kesan akrab dan merupakan satu kesatuan, yang mana memang seharusnya karena dalam kisahnya Lembu Nandi adalah kendaraan sang Dewa Syiwa. Kalau yang terlihat sekarang, patung sang Lembu Nandi seakan selalu siap sedia menanti melayani junjungannya kemanapun akan pergi.

Tetapi, kalau para pengunjung Lands Plantentuin seabad yang lalu, melihatnya berbeda. Perhatikan foto di bawah ini.

patung syiwa dan lembu nandi di kebun raya bogor
Kredit Foto Tropenmuseum under CC BY SA 3.0

Foto yang merupakan koleksi dari Tropenmuseum dan dipungut via Wikimedia Commons ini menunjukkan suasana yang berbeda. Patung Syiwa terlihat memunggungi Patung Lembu Nandi. Keduanya seperti sedang bermusuhan.

Foto terakhir (hitam putih) diambil antara tahun 1900-1938, atau sekitar 1 abad yang lalu.

Rupanya selama kurun waktu 1 abad itu, ada pengelola Lands Plantentuin atau yang kemudian menjadi Kebun Raya Bogor menyadari bahwa kedua arca kuno ini memiliki saling keterkaitan satu dengan yang lain dan kemudian merubah posisinya sehingga menghadirkan kesan yang berbeda.

Beruntunglah, bahwa mereka-mereka di Tropenmuseum dan Wikimedia Commons mau membagikan foto-foto kuno nan langka secara gratis ini sehingga banyak orang yang bisa mengetahui bagaimana Bogor terlihat di masa lalu.

Dan, itulah salah satu tujuan mengapa ada kategori Bogor Tempo Doeloe (Dulu) di Lovely Bogor. Harapannya, siapa tahu cucu buyut atau keturunan kita di abad 22-23 dan seterusnya ada yang ingin tahu Bogor pada abad 21 (itu juga kalau LB masih beroperasi).

Siapa tahu, bukan begitu?

LEAVE A REPLY