Kata orang “Cinta tidak lekang oleh waktu”. Bisa jadi, bisa juga tidak. Tetapi rupanya wujud cintanya Sir Thomas Stamford Raffles, yang dulu pernah menjadi Gubernur Jendral di Hindia Belanda (Indonesia saat ini), kepada istri pertamanya Olivia Mariamne Devenish rupanya tidak berubah bahkan setelah sang istri meninggal. Ia dikabarkan pernah mengalami depresi karenanya.

Mungkin karena itulah rupanya monumen cintanya, Monumen Lady Raffles juga tidak berubah bahkan setelah satu abad (100 tahun). Mungkin Yang Maha Kuasa tahu betapa sayangnya ia pada istrinya sehingga wujud monumen peringatannya pun dibantu dijaga.

Sebuah foto koleksi Tropenmuseum (yang dipungut dari wikimedia commons) menunjukkan bagaimana wujud dari Monumen Lady Raffles 102 tahun yang lalu.

monumen Lady Raffles tahun 1915 - Bogor Tempo Dulu
Memorial of Lady Raffles 1915 – Foto Tropenmuseum via Wikimedia Commons

Bandingkan dengan yang versi tahun 2015, ini hasil karya sendiri dengan Fujifilm Finepix HS 35EXR

monumen Lady Raffles tahun 2015 - Bogor Tempo Doeloe

Memang monumen ini juga pernah mengalami renovasi karena di tahun 1970-an Bogor dihantam angin ribut yang cukup besar dan monumen cintanya Raffles ini sempat mengalami kerusakan.

Dengan bantuan orang-orang masa sekarang, bukti cintanya masih bisa mengilhami banyak orang hingga kini.

Termasuk saya, yang semakin sayang pada istri. Lebay dikit boleh kan?

LEAVE A REPLY