Bogor Street Festival 2018, sama seperti ajang tahun 2017 mengusung slogal “Ajang Pemersatu Budaya Bangsa”. Maksudnya, jelaskan bahwa meskipun diadakan bertepatan dengan hari ke-15 Tahun Baru Tionghoa, siapapun bisa ikut serta.

Bukan penontonnya, tetapi juga para pesertanya.

Nah, rupanya ajang itu tepat juga karena cukup banyak juga kesenian daerah lain yang hadir dalam acara tersebut.

Bisa dilihat di bawah buktinya.

TARI PIRING (PADANG)

Setahu saya, Tari Piring itu jelas bukan budaya Tionghoa dan merupakan tari kebanggaan sekaligus ciri khas masyarakat Padang, alias Sumatera Barat.

Dan, mereka hadir! Ini buktinya (satu saja yah)

Kesenian daerah lain yang hadir di Cap Go Meh Bogor 2018 Tari Piring dari Sumatera Barat

BONGE SALEOR (BOGOR)

Sanggar Edas (Ethika Daya Sora) merupakan salah satu sanggar tari kebanggaan masyarakat Bogor dan sudah berulangkali meraih prestasi juara. Nah, walau terlihat memadukan cita rasa modern dan tradisional, tetapi jelas sekali intinya bukan dari budaya Tionghoa.

Coba perhatikan Bonge Saleor, tahukan yang mana? Kalau tidak lihat foto di bawah. Tahukah bagiannya terbuat dari apa? BAKUL alias Boboko.

Kesenian daerah lain yang hadir di Cap Go Meh Bogor 2018 Bonge Saleor Sanggar Edas

OGOH-OGOH (BALI)

Pernah pergi ke Bali atau setidaknya membaca tentang salah satu kesenian khas daerah itu? Ya itu dia. Ingat kan patung raksasa yang seram itu? Apa namanya?

OGOH-OGOH.

Sosok ini terlihat jelas dengan wajahnya yang menyeramkan saat pagelaran Cap Go Meh Bogor yang baru saja berlalu.

Kesenian daerah lain yang hadir di Cap Go Meh Bogor 2018 Ogoh Ogoh Bali

BEBEGIG (CIAMIS)

Kalau bukan Cap Go Meh, dan bertemu yang seperti ini, saya akan pilih kabur tunggang langgang.

Tetapi kali ini tidak. Apalagi ini cuma bebebig yang diimpor dari Ciamis dan banyak orang saat itu.

Kesenian daerah lain yang hadir di Cap Go Meh Bogor 2018 Bebegig ciamis

Dari Kahyangan atau Yunani

Meskipun sudah berpikir sekeras mungkin dan memeras otak untuk mencari informasi, yang di bawah ini agak sulit menentukan darimana asalnya. Apakah dari Kahyangan atau dari Yunani?

Kalau melihat yang warna hijau, bisa jadi dari Yunani karena kalau melihat di film-film begitulah pakaiannya di masa lalu. Tapi, kalau melihat yang putih-putih dan ada sayap kecil, (dan cantik) bolehkan diduga dari Kahyangan?

Kesenian daerah lain yang hadir di Cap Go Meh Bogor 2018 dari kahyangan atau dari Yunani

Dan…… KESENIAN YANG SAYA TIDAK TAHU DARIMANA

Yah, kenyataannya pengetahuan saya terbatas juga. Apalagi dalam bidang kesenian. Dulu untuk mata pelajaran ini tidak pernah mendapat nilai di atas minimal. Itu juga karena gurunya kasihan.

Jadi, wajarlah kalau saya gagal mengidentifikasi beberapa peserta parade. Walau jelas bukan budaya Tionghoa, dan merupakan kesenian dari daerah lain, saya lupa memotret papan namanya. Maklum, padat banget.

Ini fotonya.

Kesenian daerah lain yang hadir di Cap Go Meh Bogor 2018 tidak tahu dari mana

Walau tidak tahu asalnya darimana, tetapi saya menikmati gerak lincah para penarinya mengikuti musik. Dinamis banget. Ciamik dah!

Kesenian daerah lain yang hadir di Cap Go Meh Bogor 2018 ini juga tidak tahu keseniand ari daerah mana

Biar seperti burung, tetapi rasanya lebih mirip anime ala Jepang. Inget kan Saint Seiya? Entahlah, tapi keren juga dan memberi warna bagi festival ini.

Kesenian daerah lain yang hadir di Cap Go Meh Bogor 2018 bersayap daun berkepala rusa

Bersayap daun talas dan berkepala rusa? Anda tahu asalnya darimana? Belum pernah saya menemukan yang seperti ini di dunia nyata. Tetapi, kalau boleh ditebak, dari Bogor karena Talas dan Rusa memang menjadi ciri khas Bogor kan?

Itu saja.

Sebenarnya masih banyak lagi kesenian daerah lain yang hadir, hanya saja tidak bisa tercover semua karena tenaga Lovely Bogor cuma satu kemarin. Dua asistennya berhalangan datang, padahal biasanya menemani dan membantu. Hiks.

LEAVE A REPLY