Pengendara Motor Melawan Arus di Salabenda
Pengendara Motor Melawan Arus di Salabenda

Pepatah mengatakan ” Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari”.

Maknanya, apa yang dilakukan guru, suatu hari akan dilebihi oleh para muridnya.

Sebuah pepatah yang sudah terbukti ribuan kali dan hampir selalu terjadi dalam kehidupan dimanapun termasuk di Bogor.

Nah, di bawah ini ada dua foto yang membuktikan kebenaran pepatah tersebut.

Foto di atas tulisan adalah foto pertama. Foto ini diambil di Jalan Soleh Iskandar, Salabenda, tepat di dekat Gapura Masuk Kota Bogor.

Pengendara motor tanpa helm berboncengan berkendara melawan arus lalu lintas.

Nah, tidak berapa lama berselang. Kurang dari 5 menit saja bahkan saya belum sempat beranjak dari tempat mengambil foto pertama. Muncul yang berikut

Pengendara anak di bawah umur di Salabenda
Sang Murid Melebihi Gurunya

Pengendara anak di bawah umur, berboncengan bertiga, tanpa mengenakan helm dan melawan arus kendaraan.

Mantap sekali pembuktian pepatah itu. Sang pengendara di bawah umur membuktikan mereka bisa berbuat lebih.

Kalau “sang guru” hanya berdua, “sang murid” bertiga. Sang murid pun membuktikan bahwa usia yang lebih muda bukan halangan untuk melakukan yang lebih dari “sang guru”.

Sayangnya, dalam hal keburukan dan ketidakpatuhan.

Hati-hatilah mengajarkan sesuatu kepada anak-anak, kawan. Foto ini membuktikan bahwa mereka mampu berbuat lebih dari kita, termasuk dalam hal keburukan.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.