Kakek Petugas Kebersihan di Kebun Raya Bogor

Memberi uang? Bukan lho. Sama sekali bukan. Kakek dalam foto di atas adalah salah satu petugas kebersihan di Kebun Raya Bogor (KRB). Dia biasanya bertugas di sekitar Danau Gunting dekat pigura raksasa tempat berfoto. Jadi bukan seorang pengemis dan ia juga tidak meminta kepada para pengunjung Kebun Botani itu.

Jadi, jangan salah paham bahwa ia akan mengemis dan meminta-minta. Ia juga tidak meminta tulisan ini ditulis. Artikel ini murni berasal dari pikiran saya saja.

Kakek Petugas Kebersihan KRB berseragam biru ini kalau melihat usianya sudah cukup lanjut, tetapi ia masih sangat rajin bergerak menyapu dan memunguti sampah-sampah yang ditinggalkan para pengunjung.

Hanya saja, sebenarnya tugas tersebut bisa lebih mudah baginya jika saja para pengunjung Kebun Raya Bogor mau sedikit memberikan “bantuan”. Bukan dalam bentuk materi, tetapi dalam bentuk lainnya.

Bantuan itu berupa kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Itu saja, tok. Titik. Bukan koma.

Tidak susah kan.

Mengapa hal itu harus diminta? Cobalah lihat sendiri beberapa foto di bawah ini.

Kakek Petugas Kebersihan di Kebun Raya Bogor 6

Si kakek sedang memancing? Menjala sesuatu?

Iya benar. Ia sedang menjaring sesuatu, tetapi bukan ikan. Perhatikan tanda panah berwarna merah dalam foto di atas. Tentunya bisa melihat apa yang dijaring si kakek petugas kebersihan.

Yap. Betul sekali.

Botol plastik bekas air mineral dan sampah.

Rupanya masih banyak sekali pengunjung KRB yang kurang beradab. Mereka masih saja tidak mau menggerakkan kakinya untuk menuju tempat sampah terdekat. Padahal banyak sekali tempat sampah berbagai jenis yang disediakan.

Banyak dari mereka yang menganggap Danau Gunting adalah tong sampah besar dan bisa seenaknya membuang apapun kesana.

Hasilnya?

Si kakek harus berulangkali membungkuk untuk menyerok sampah dari permukaan air. Kemudian ia harus berdiri dan berjalan ke tempat sampah untuk membuangnya.

Bayangkan berapa kali ia harus melakukan itu setiap hari.

Berat?

Pastilah. Cobalah rasakan sendiri untuk berjongkok dan kemudian berdiri berulangkali. Mungkin Anda akan merasakan pegal yang sangat pada bagian pinggang dan punggung?

Nah, sekarang bayangkan sendiri kalau tubuhnya yang sudah menua melakukannya beberapa puluh kali setiap hari. Juga bayangkan kalau orangtua Anda yang harus melakukan hal itu.

Kakek Petugas Kebersihan di Kebun Raya Bogor 5

Kebodohan seperti ini harus sudah dihentikan, jika memang kita ingin menjadi masyarakat yang lebih beradab. Berwisata tidak berarti bebas membuang apapun karena sudah membayar tiket, tetap saja ada aturan yang harus tetap diikuti dan dipatuhi.

Membuang sampah di tempatnya adalah salah satu yang harus tetap dilakukan.

Hal itu bisa menjadi bantuan tersendiri bagi si kakek petugas kebersihan KRB ini. Kalau tidak ada sampah yang dibuang ke Danau Gunting, ia tidak perlu membungkuk berulangkali.

Maukah Anda memberikan sedikit bantuan kepadanya? Kalau mau, selama Anda di Kebun Raya, jangan malas untuk pergi ke tempat sampah terdekat untuk membuang bekas apapun yang tidak terpakai saat berwisata disana.

Ingatlah, hal itu bisa meringankan kerja dan beban seorang kakek, yang usianya mungkin sama dengan ayah atau kakek Anda.

LEAVE A REPLY