Jembatan Penyeberangan Orang atau Jembatan Penyeberangan Motor

Kadang bingung, yang benar itu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) atau Jembatan Penyeberangan Motor?

Kalau dibilang JPO, tetapi kok sepeda motor berlalu lalang seenaknya melewatinya? Kalau dibilang JPM, kok strukturnya tinggi sekali dan berbahaya untuk dilalui dan bercampur baur dengan pejalan kaki?

Seingat saya, jembatan yang melintang di atas stasiun Cilebut ini adalah untuk warga sekitar berlalu lalang. Sejak warga tidak lagi diperkenankan melintas melalui stasiun dibuatlah jembatan ini.

Hanya, apakah memang berarti sepeda motor bisa ikut melintas? Ataukah memang karakter sembrono dan mau menang sendiri ala pemotor Indonesia yang menyebabkannya.

Lokasi : Jembatan Penyeberangan Orang Stasiun Cilebut

2 COMMENTS

  1. Saya tinggal di daerah terebut, memang pada dasarnya jembatan itu di design untuk pengendara motor serta pejalan kaki, memang terdengar aneh, tapi jika anda tinggal dan merasakan sistem urban disana, itu (jembatan penyebrangan) bukan lah hal yg aneh. Akan lebih baik jika ada riset untuk artikel yang membahas tentang sebuah sistem seperti ini. Nice article.

    • Terus terang Kang Nugi, walau kang Nugi bilang bahwa jempatan itu didesain untuk jembatan penyeberangan motor, saya tidak percaya.

      1. Secara desain jembatan itu tidak beda dengan jembatan penyeberangan orang lainnya di Bogor dan Jakarta.
      2. Kecuramannya membahayakan bagipemotor
      3. Di wilayah cilebut ada jalan yang mudah diakses untuk pemotor
      4. Mengingat sejarah pembangunannya karena waktu itu ada demo masyarakat setempat ketika stasiun ditutup dan warga tidak boleh melintasi stasiun (orang)
      5. Belum ada jembatan penyeberangan orang.

      Justru karena saya memotret sendiri disana dan tahu situasi di sekitarnya, saya berpandangan bahwa jembatan itu adalah jembatan penyeberangan orang. Bukan diperuntukkan untuk pemotor.

LEAVE A REPLY