Yap. Kebersamaan dan empati masih ada di Bogor. Hal itu bisa terlihat dalam kasus demo dan mogok angkot di Kota Bogor yang saat tulisan ini dibuat masih berlangsung.

Selalu ada korban dalam setiap perseteruan. Bukan hanya dari pihak supir angkot yang melakukan demo dan sweeping terhadap angkutan umum berbasis aplikasi atau dari pengendara transportasi online saja.

Korban yang paling banyak berasal dari masyarakat umum. Mereka mengalami kesulitan untuk melakukan aktifitas.

Anak-anak sekolah cemas karena tidak ada angkutan umum yang mengantar mereka ke tempat belajar. Para pekerja pun kesulitan menuju tempat mencari nafkah.

Mereka lah korban sebenarnya.

Hal itu ternyata mengundang keprihatinan sesama warga Bogor. Banyak seruan untuk mencoba membantu sebisanya.

Himbauan ini bisa dilihat dari banyaknya seruan seperti di bawah ini.

tanggapan netizen terhadap demo dan mogok angkot di Bogor b

Bukan hanya himbauan, ternyata beberapa netizen pun merealisasikan tindakan ini dengan mengangkut para penumpang angkutan umum yang terlantar dengan kendaraannya. Ada yang mengajak mereka yang searah untuk ikut mobilnya. Ada pengendara motor yang memboncengkan mereka yang tidak menemukan angkutan dengan sepeda motornya.

Tanpa bayaran.

Mereka tentunya tidak bisa mengangkut terlalu banyak karena kapasitasnya dan jumlah mereka yang membutuhkan sangat banyak.

Tetapi, ada tetapinya. Hal ini menunjukkan sesuatu yang sangat mahal yang biasanya cenderung hilang dari masyarakat sebuah kota yang modern, yaitu kebersamaan dan empati.

Sesama warga Bogor saling tolong menolong dalam kesusahan. Sebuah hal yang sudah semakin langka ternyata masih ada di Bogor.

Ya, kebersamaan dan empati masih ada di Bogor. Sebuah sisi baik dari sesuatu yang tidak menyenangkan atau mengenakkan.

Tetap, masih harus disyukuri.

4 COMMENTS

  1. keren lah pak, kalau ntar kejadian warga bogor membantu warga bogor lainnya, dan bapak berhasil mengabadikannya dalam gambar.

    di tunggu nih pak..

    bapak turun juga gak?

    • Heuheuheu… aku di jakarta, kumaha mengabadikannya.

      Ternyata demonya sudah berakhir. Jadi nggak ada kesempatan begitu. Lagian sudah tidak bisa cuti tetapi dari facebook terlihat sekali banyak orang yang mau sukarela membawa para penumpang yang terlantar.

        • Hari ini sudah damai dan mulai kembali normal walau belum sepenuhnya. Sebagian sudah beroperasi, sebagian belun. Alhamdulillah.

          Bogor kota yang saya sayangi kang, lebih dari Jakarta dimana saya dilahirkan. Tetap saja apa yang terjadi di Bogor akan selalu coba saya ikuti.

LEAVE A REPLY