Pohon Jodoh kebun raya Bogor
Kebun Raya Bogor, 2016

Pernah mendengar tentang Mitos Pohon Jodoh di Kebun Raya Bogor? Pernah melihat bentuknya seperti apa?

Kalau belum, saya sarankan untuk segera berkemas dan pergi ke Bogor. Langsung saja pergi ke Kebun Botani Pertama di Asia Tenggara itu.

Ketenaran Pohon Jodoh dan mitosnya bukan cuma dikenal oleh warga Bogor saja. Sudah banyak sekali pengunjung Kebun raya Bogor yang selalu menanyakan dimana posisi si Pohon jodoh itu berada.

Entah untuk apa mereka ingin berkunjung dan melihat Pohon Jodoh. Bisa karena mereka percaya bahwa Pohon Jodoh ini benar-benar bisa membuat hubungan cinta langgeng, bisa juga hanya sekedar ingin tahu.

Mana alasan sebenanrya tidaklah terlalu penting. Tetapi, saya rasa cukup wajar karena Pohon Jodoh ini sendiri memang menarik untuk dilihat.

Apa itu Pohon Jodoh?

Pohon Jodoh Kebun Raya Bogor

Tenang. Tidak ada bau menyan atau klenik di sekitar Pohon jodoh. Mengapa julukan tersebut disematkan pada pohon ini lebih karena penampakan fisik saja.

Pohon jodoh terdiri dari dua buah pohon berusia tua, kurang lebih 150 tahun, berukuran raksasa yang posisinya berdekatan. Kedua pohon bak pasangan “suami istri” pohon yang berdampingan dan bergandengan tangan.

Yang membuat kedua pohon ini dianggap seperti pasangan suami istri , mungkin karena fisiknya. Yang satu berwarna hitam, lebih lebar sehingga terkesan kekar, dianggap sebagai sang “pria”. Sedangkan di sebelahnya dengan ukuran yang lebih langsing serta berwarna kekuningan adalah sang wanita.

Cocok sekali sebenanrya seperti fisik manusia pada umumnya. Pria selalu lebih gelap dan kekar dibandingkan dengan wanita yang umumnya kuning langsat (atau paling tidak tidak segelap pria).

Mungkin dari sinilah dianggap bahwa kedua pohon ini memang berjodoh sebagai pasangan “suami istri” pohon.

Keduanya sebenanrya berasal dari dua spesies dan negara yang berbeda.

Papan Nama Pohon Jodoh Kebun Raya Bogor
Pohon Pria

Sang “pria” adalah sebuah Pohon Meranti sesuai dengan papan namanya Shore Leprosula alias Meranti Bunga. meskipun demikian ada pula yang menyebutnya sebagai Pohon kenari. Asalnya adalah Sumatera, Indonesia.

Mitos Pohon Jodoh Kebun Ray Bogor
Sang “Wanita”

Sedangkan sang “wanita” adalah sebuah pohon Beringin Putih yang bernama latin Ficus Albipila King. Bentuknya memang terlihat berwarna kuning. Tanaman ini berasal dari Thailand.

Kedua Pohon jodoh ini berasal dari dua wilayah/negara yang berbeda meskipun sebenarnya kedua spesies ini banyak ditemukan di hutan-hutan Asia Tenggara..

Keduanya berukuran raksasa karena bisa mencapai ketinggian 50-80 meter. Bahkans sang pohon wanita, meskipun lebih langsing tetap saja sangat besar.

Perhatikan saja perbandingan besar kedua Pohon jodoh dengan manusia seperti foto di bawah ini.

Pohon Jodoh Kebun Raya Bogor

Mitos Pohon Jodoh

Apa sih mitos yang menyebabkan lokasi Pohon Jodoh ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Kebun Raya Bogor?

Ada beberapa kisah yang berkembang. Yah, seperti biasa kisah dari mulut ke mulut, bukan begitu? Mitosnya adalah

  • Bila pasangan yang sedang menjalin cinta duduk di bawah Pohon jodoh, maka hubungan mereka akan langgeng
  • Bila seseorang yang sedang jomblo alias tidak punya pacar bertemu di bawah Pohon jodoh, maka mereka akan jadi kekasih

Benar atau tidaknya mitos ini, tidak ada yang bisa membuktikan. Meskipun demikian kedua pohon ini menjadi sangat terkenal sehingga sering dijadikan sebagai background bagi foto pra wedding. Mungkin para calon pengantin juga berharap cinta mereka akan langgeng sama seperti kedua pohon ini yang bisa berdampingan lebih dari 150 tahun.

Dulunya di bawah kedua pohon ini ada ditempatkan sebuah bangku taman untuk pengunjung. Hanya, ketika terakhir kali kesana, bangku tersebut sudah tidak ada. Mungkin pengelola menghindari agar mitos tersebut tidaklah terlalu dipercaya.

Saya setuju karena hubungan cinta antar manusia tetaplah tergantung pada usaha kedua belah pihak untuk saling mengerti dan menerima. Tidak ada cinta yang akan abadi kalau tidak bisa melakukan itu meskipun mereka datang ke pohon jodoh ratusan kali.

Lokasi Pohon Jodoh

Pohon Jodoh Kebun Raya Bogor

Kalau Anda penasaran ingin melihat langsung seperti apa Pohon Jodoh alias pasangan pohon ini, saya tidak akan menghalangi. Bahkan saya justru akan menunjukkan arah bagaimana cara menuju ke lokasinya.

Ada empat pintu masuk Kebun Raya Bogor, hanya saya akan membaginya menjadi dua petunjuk saja karena dari rutenya untuk setiap dua pintu sama.

Pintu I (Utama) dan II (Kantor Pos)

Patokannya adalah Monumen Lady Raffles. Untuk yang masuk dari Pintu I lebih dekat, tetapi untuk yang masuk dari Pintu dua harus berjalan ke arah Timut menuju Danau Gunting dimana monumen itu berada.

Lalu bergeraklah etrus ke Timur hingga Anda melewati Koleksi Pakis, Pandan, Tanaman Air dan Palem. Anda akan melihat jembatan menuju ke Taman Astrid di sebelah kanan Anda. Jangan berbelok.

Lurus saja dan melewati Monumen Kelapa Sawit. Tidak jauh setelah itu Anda akan menemukan sebuah jembatan suspensi berwarna merah di sebelah kanan dan Makam Mbah Jepra di sebelah kiri. Nah posisi Pohon Jodoh kurang lebih 30-40 meter setelah kompelk makam keramat tersebut.

Pintu Masuk III dan IV

Yang masuk dari Pintu Masuk IV alias Pintu Khusus Pejalan kaki, berbeloklah ke arah kanan melewati Taman Astrid dan Jalan Astrid.

Anda kemudian akan menemukan Rumah Anggrek di sebelah kiri dan Pintu Masuk III di sebelah kanan. Mau mampir dulu silakan.

Kemudian lanjutkan perjalanan dengan mengikut jalan terus ke Utara. Anda asti akan melewati Taman Lebak Soedjana Kasan yang ada lambang garudanya. Nah, di depan itu ada Jalan Surya Lembayung yang bisa dilalui mobil.

Seberangilah.

Sesampai di seberang, berbeloklah ke kiri dan ikuti saja jalan itu. Jembatan suspensi berwarna merah akan ada di sebelah kiri Anda dan Makam Mbah Jepra serta Pohon Jodoh akan ada di sebelah kanan. Tidak jauh kok.

Ok kawan. Selamat mencari pasutri berusia sangat lanjut yah. Tidak rugi kok, paling tidak dengan berjalan bersama pasangan Anda mencari “pasangan berlainan bangsa” ini Anda bisa hubungan Anda berdua bisa bertambah erat. (Mungkin itu adalah sisi baik dari mitos yang beredar ini).

8 COMMENTS

  1. Jd ingat wkt saya dan pacar saya yg sekarang menjadi istri sya waktu berkunjung ke kebun raya, saya secara tidak sengaja dulu sempat ada kursi, tepat di hadapan pohon jodoh dan saya dan istri saya duduk di kursi yg saya magsud, tdnya sya dan istri kurang percaya, waktu saya liat, ko di terawang2 pohonnya mirip.. dan wkt itu sya g tau kl memang sebelumnya ada mitos tentang pohon jodoh. Hihi…

    • Waaahh… hahahahahaha Selamat Mas… Tapi jangan percaya mitosnya mas. Mas dan Istri bisa kayak sekarang karena cinta mas dan istri. Bukan karena mitos… hahahaha

      Selamat ya mas.. kursinya sudah nggak ada neh

  2. hehehe,,,,,,malas ah ..pa ntr mereka mau ketemuan…bisa repot anak muda..:)

  3. wow besar sekali pohonnya,…saya jadi ingat pohon yang ada didaerah saya,,ada 3 pohon jati sebesar tersebut yang masih kokoh berdiri di tengah kota.Jangan – jangan mereka masih satu angkatan yach,,hehe.

LEAVE A REPLY