keramaian di stadion Pakansari Bogor

Harapan tinggal harapan. Sebelum berangkat, terbersit harapan bahwa bisa menemukan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor dalam keadaan sepi di hari Sabtu pagi. Terpikir mungkin warga Bogor masih lebih betah berada di rumah di akhir pekan, atau sudah sampai di kantor masing-masing.

Pasti akan menyenangkan bagi seorang penggemar fotografi seperti saya. Bila tidak terlalu banyak orang lalu lalang, tentunya lebih bisa menghasilkan “clean shot” dari stadiun yang diresmikan pada tahun 2014 tersebut. Jika terlalu ramai, biasanya susah menghasilkan foto yang enak dilihat.

Ternyata salah.

ramainya stadion pakansari bogor 2

Tidak satu fotopun yang bisa “bersih”.

Rupanya banyak orang Bogor yang merasa bahwa Stadion Pakansari, yang pernah masuk nominasi stadion terbaik dunia 2016 ini, cocok dijadikan sebagai tempat bersantai dan berwisata.

Hampir di setiap gerbang stadion tersebut terlihat keramaian dan lalu lalang manusia. Ada yang berolahraga, pastinya. Ada yang berpacaran. Ada yang berselfie ria dan berfoto di huruf-huruf raksasa pembentuk nama stadion. Ada anak-anak belajar “ngebut” di atas sepeda listrik

Dan, pastinya ada mencari nafkah. Pepatah ada gula ada semut terlihat sekali disini.

Mmacam-macam sekali.

Bisa dimaklum mengingat lokasi dimana Stadion Pakansari berdiri berada di kawasan Cibinong, sebuah daerah yang hanya sepelemparan batu dari Pusat Pemerintahan Daerah Kabupaten Bogor, dan juga tidak jauh dari Kota Bogor.

Jaraknya yang lumayan dari Jalan Raya Jakarta Bogor tidak menyurutkan antusias warga Bogor datang ke lokasi. Bisa dimaklum karena selain Stadion Pakansari baru, bisa dikata sekarang merupakan satu-satunya stadion yang “layak” bagi perhelatan tingkat nasional.

Staion Pajajaran di Bogor tidak bisa lagi beroperasi karena kondisinya yang sudah parah dan terbengkalai.

bermain sepeda listrik di stadion pakansari

Jadi sangat dimaklum kalau stadion berkapasitas kurang lebih 30.000 tempat duduk ini menjadi pusat perhatian, bahkan setelah 3 tahun berlalu sejak diresmikan.

Warga sebenarnya tidak bermain di dalam stadion karena memang tidak diizinkan. Mereka bermain dan berolahraga di trotoar sekeliling stadion.

Memang, Stadion Pakansari dilingkari oleh trotoar ang tertata rapih dan layak menjadi sebuah area publik yang multi fungsi dan bisa dipergunakan warga untuk berolahraga atau berjalan-jalan.

Udara sekitarnya di pagi hari juga lumayan enak. Lokasinya yang kurang lebih 1-1.5 kilometer dari jalan raya utama membuat lalu lalang kendaraan tidak banyak. Tentunya menguntungkan bagi penggemar olahraga.

Stadion Pakansari Bogor

Dilihat dari sudut penggemar fotografi, desainnya yang lumayan unik dan dengan pemandangan sekitarnya yang juga bersih dari kabel listrik, seharusnya stadion Pakansari cukup fotogenik bagi kamera.

Seharusnya.

Kenyataannya, susah sekali menghasilkan foto yang benar-benar “bersih”. Selalu saja ada obyek-obyek yang membuat foto menjadi “bocor”.

Menyesal datang kesana?

Tidak lah. Bagaimanapun inilah Bogor dimana segala tempat bisa menjadi tempat wisata. Semua lokasi bisa dilabeli dengan rekreasi. Bahkan sebuah stadion sekalipun.

Lagipula setidaknya bisa memperlihatkan salah satu kebanggaan dari orang Bogor, sebuah stadion yang pernah dipergunakan untuk perhelatan Piala AFF 2016.

2 COMMENTS

  1. Di tempat saya stadionnya malah sepi pak…mungkin jauh dari pusat kota sehingga orang enggan untuk datang, beda dengan lapangan bola kaki yang kini sudah dipercantik dengan aneka taman bunga, sehingga selalu ramai di sore hari, terutama pada minggu pagi.

    • Waduh.. sayang tuh.. di Bogor malah tidak banyak stadion

LEAVE A REPLY