Fotografer Cap Go Meh Bogor 2016Yah, tahun 2016 akan segera berakhir. Mungkin saat yang tepat untuk berpisah dengan sesuatu yang “lama” dan bersiap untuk menyambut sesuatu yang baru.

Rasanya tidak ada saat yang lebih tepat untuk mengucapkan “Goodbye Fotografi!”

Lha?

Bingung ya? Memang pasti bingung kalau sebuah blog yang biasanya penuh foto, dalam artikel paling sedikit ada 2-3 foto dan bisa mencapai 10-20 foto dalam satu artikel, tiba-tiba ingin bercerai dengan fotografi.

Bagaimana nantinya?

Tidak kok. Lovely Bogor akan tetap sama dan dilakukan dengan gaya yang tetap sama (mudah-mudahan bisa lebih baik lagi). Foto-foto tetap akan hadir seperti biasa.

Ucapan ini juga bukan karena admin sedang galau karena sang kamera kesayangan si Fuji Finepix HS35EXR sedang berada dalam kondisi koma, alias tidak bisa beroperasi karena sakit.

Saya mengatakan itu pada “kategori fotografi” yang ada di Lovely Bogor. Sudah diputuskan bahwa saya tidak lagi akan menulis fotografi di blog ini.

Memang niatannya waktu kategori itu lahir adalah karena ingin berbagi tentang pengalaman belajar memotret kesana kesini. Siapa tahu ada yang membacanya dan bisa memanfaatkannya.

Fotografer Cap Go Meh Bogor 2016Masalahnya, ya itu, LB jadi sangat ruwet dan semrawut. Kacau balau. Tidak tentu arah. Jadilah akhirnya diputuskan untuk menghentikan kategori yang satu ini di LB.

Tetapi, saya tidak akan berhenti dari yang namanya potret memotret dan mencoba berbagi dengan orang lain. Namanya blogger pasti lah tidak akan tahan untuk tidak menulis sesuatu yang disukainya. Fotografi, sama halnya dengan ngeblog sudah seperti menjadi bagian dari kehidupan saya.

Jadi, akhirnya saya buatkan sebuah blog terpisah (sub domain / anak dari Lovely Bogor) dengan nama fotografi.

Blog ini akan khusus membahas mengenai potret memotret dan tidak lagi terbatas dengan kata Bogor. Jadi lebih bebas rasanya ada di rumah kontrakan dan bukan di rumah mertua lagi untuk berbagi tentang potret memotret.

Tapi, sebagai menantu yang baik blog Fotografi juga tetap menjalin hubungan dengan rumah orangtuanya. Oleh karena itu, pada menu akan tetap ada menu Fotografi, tetapi siapapun yang mengkliknya akan dibawa ke rumah kontrakan.

Siapa tahu ada yang ingin belajar bareng dengan saya silakan berkunjung. Mungkin tidak akan bisa membantu Anda menjadi fotografer pro, tapi kalau cuma untuk bisa membuat kamera yang bikin orang senang atau dapet like di Facebook sih, rasanya sharingnya masih cukup.

Untuk itulah saya mengucapkan Goodbye Fotografi karena kategori ini akan segera punya “rumah kontrakan” sendiri.

Ada yang mau bergabung disana, silakan. Asal tidak bosen bertemu dengan saya lagi.

Selamat Siang!

LEAVE A REPLY