Belajar Sejarah Kota Hujan di Komunitas Bogor Heritage (Facebook)

Belajar Sejarah Kota Hujan di Komunitas Bogor Heritage (FB)
Foto Kuno Tentara Belanda di Bogor – Sumber : Grup Bogor Heritage Facebook – Nugroho Mulyo

Salah satu kelemahan dari bangsa Indonesia adalah terkait dengan perjalanan sejarah bangsa ini. Penyimpanan arsip kehidupan bangsa ini sejak bernama Nusantara sampai Indonesia seperti kurang mendapat perhatian. Padahal, arsip sejarah merupakan warisan penting bagi perkembangan kehidupan sebuah bangsa.

Hal itu juga dirasakan oleh saya dan juga banyak warga Bogor lainnya ketika ingin menemukan berbagai hal tentang sejarah Kota Hujan, Bogor. Tidak banyak arsip atau referensi yang bisa ditemukan, selain yang sudah tertera pada buku pelajaran di sekolah.

Untungnya, sejak media social menjadi bagian kehidupan, setidaknya ada satu “tempat” dimana warga Bogor bisa mengenal sejarah kotanya sendiri. Bentuknya adalah sebuah grup di Facebook bernama Bogor Heritage.

Komunitas online ini mengambil kata Heritage alias warisan atau pusaka. Kata yang mencerminkan tujuan dari grup yang mulai aktif tahun 2011 ini karena topik yang dibahas adalah tentang Bogor di masa lalu, alias sejarah Bogor.

Grup/Komunitas Bogor Heritage

Tentu saja, seperti juga banyak komunitas online lainnya di Facebook, grup ini bukan seperti ruang kelas dimana terdapat pengajar dan yang diajar. Lebih tepatnya, grup ini adalah tempat sharing informasi atau pengetahuan terkait Bogor. Semua anggota bisa turut serta membagikan yang mereka ketahui secara terbuka.

Umumnya, postingan para member berupa foto, yang disertai dengan narasi dan sedikit penjelasan. Terkadang juga, ada thread yang dimulai dalam bentuk slideshow berupa foto-foto tentang Bogor dari suatu masa dan disertai dengan caption yang menjelaskan kapan dan dimana foto tersebut diambil.

Semua tentang Bogor di masa lalu, tanpa batasan waktu. Baik itu Bogor di tahun 1800 atau di tahun 1970, semua menjadi bahan bahasan di grup ini.

Foto-foto tersebut, terutama yang menggambarkan Bogor di abad 18-19, umumnya berasal dari situs luar negeri, seperti Tropen Museum atau Wikimedia Commons. Sementara, yang menceritakan Bogor mulai tahun 1970-an, banyak juga yang berasal dari koleksi pribadi.

Jarang sekali yang berasal dari sumber resmi di Indonesia. Sesuatu yang agak ironis mengingat melestarikan sejarah merupakan tugas dari negara.

Posting berupa video belum terlalu banyak dan mengingat video belum merupakan sesuatu yang umum di masa lalu, hal ini bisa dimaklumi.

Interaksi terjadi biasanya di kolom komentar. Tidak sedikit anggota yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait sebuah foto/postingan. Kemudian, anggota lain yang merasa memiliki pengetahuan atau informasi akan membalasnya dengan penjelasan atau keterangan tambahan.

Terorganisir kah?

Meskipun sekedar grup di Facebook, yang umumnya mengalami kehilangan arah karena spammer atau ulah membernya sendiri yang memanfaatkan untuk tujuan lain, grup Bogor Heritage terlihat terorganisir dengan baik.

Tidak ada spammer yang bisa beraksi karena setiap postingan disaring dulu oleh tim admin. Begitu juga, tidak ada member yang bisa memanfaatkannya untuk tujuan selain membahas tentang sejarah Bogor.

Kondisi yang membuat nyaman para anggotanya dan memastikan interaksi yang terjadi berjalan dengan baik.

Admin dan beberapa contributor terlihat aktif dalam memastikan grup tidak stagnan dan posting baru terus diterbitkan. Sesuatu yang menunjukkan passion yang kuat dari mereka yang terlibat.

Baca Juga

Proses Pemasangan Ornamen Kujang pada Tugu Kujang (1982)

Proses Pemasangan Ornamen Kujang pada Tugu Kujang 1982

Tugu Kujang, ikon Kota Bogor merupakan sebuah bangunan setinggi 17 meter dari permukaan tanah. Di bagian ujungnya, terdapat sebuah ornamen Kujang, senjata masyarakat Sunda berukuran…

Dulunya Hotel (du Chemin de Fer) Sekarang Kantor Polisi

hotel du chemin de fer 1857-1880

Pernahkah Anda berjalan kaki dari stasiun Bogor ke Kebun Raya? Banyak yang akan mengacungkan tanda pertanda mereka pernah melakukan. Namun, kalau pertanyaan berikut diajukan, belum…

Penutup

Bagi banyak sejarawan, apa yang dibagikan di grup Bogor Heritage ini, mungkin, akan dipandang kurang valid karena banyak yang tidak didapat dengan metode ilmiah, atau tidak didukung oleh referensi yang sesuai kaidah.

Namun, di tengah kurangnya informasi terkait sejarah Bogor, grup ini sangat berharga. Berbagai postingan yang ada setidaknya dapat memberi gambaran tentang berbagai sisi kehidupan di kota ini di masa lalu. Sesuatu yang selama ini kurang mendapat perhatian dan dipandang tidak penting.

Di masa datang, sangat mungkin grup ini akan menjadi arsip sejarah yang bisa dilihat generasi mendatang. Bagaimanapun, sudah terbukti, bahwa manusia akan selalu mencoba mencari tahu tentang sejarah apapun dari masa ke masa.

Bogor Heritage sendiri membuktikan lumayan banyak orang yang ingin tahu sejarah Kota Hujan. Member grup ini sudah mencapai 36 ribu orang. Angka yang sebenarnya menunjukkan juga betapa minat masyarakat terkait sejarah Bogor sangat tinggi.

Sayangnya, sejarah sejauh ini masih dipandang tidak penting dibandingkan dengan ekonomi, wisata, politik.

Padahal, sejarah bisa mengajarkan banyak hal demi perkembangan sebuah bangsa/kota.

Semoga saja generasi mendatang tidak akan mengalaminya dan mereka setidaknya bisa belajar sedikit tentang kota Hujan dari Bogor Heritage, meski hanya secuil saja.

Mari Berbagi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.