Skip to content
Lovely Bogor

Lovely Bogor

The Stories

  • Jalan-Jalan
    • Wisata
    • Kebun Raya
    • Kuliner
  • Budaya & Warga
    • Sosbud
    • Sejarah
    • Bisnis
    • Lingkungan
    • Transportasi
  • Galeri
  • English

Sosial Budaya

Kategori mengenai hal-hal yang berkaitan dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dari sisi sosial budaya di Bogor

Beda Tipis Bunga Teratai dan Lotus (Seroja): Biar Gak Salah Sebut Pas Lagi Foto Estetik!

Beda Tipis Bunga Teratai dan Lotus (Seroja): Biar Gak Salah Sebut Pas Lagi Foto Estetik!

Teratai vs. Seroja: Kenalan Dulu Sama Duo Bunga Kece di Air! Guys, siapa nih yang suka scroll media sosial terus … Lanjut .Baca

Categories Lingkungan
Misteri Abad Ke-19: Menelusuri Jejak Sir Thomas Stamford Raffles—Apakah Patung Kontemplatif Istana Bogor Warisan Awal Era Inggris?

Misteri Abad Ke-19: Menelusuri Jejak Sir Thomas Stamford Raffles – Apakah Patung Kontemplatif Istana Bogor Warisan Awal Era Inggris?

Sejarah Istana Bogor adalah sebuah narasi tentang perpaduan budaya dan kekuasaan, di mana periode singkat kekuasaan Inggris (1811-1816) di bawah Sir Thomas Stamford … Lanjut .Baca

Categories Sejarah
Bukan Cuma Nongkrong! Ini Dia Jurus Ngopi Ala Bogor yang Bikin Karakter Makin Kece dan Sosialita Abis

Bukan Cuma Nongkrong! Ini Dia Jurus Ngopi Ala Bogor yang Bikin Karakter Makin Kece dan Sosialita Abis

Kenapa Sih Bogor Ngopi Terus? Ini Alasannya Jadi Way of Life Guys, kalau ada satu kegiatan yang enggak bisa lepas … Lanjut .Baca

Categories Sosial Budaya
dimana bisa melihat rotunda di Bogor

Rotunda Bogor: Bukan Cuma Bangunan Bundar! Menguak Lokasi Paling Aesthetic di Tepas Lawang Salapan hingga Monumen Lady Raffles

Apa Itu Rotunda? Arsitektur Klasik yang Jadi Spot Paling Kekinian Hayu urang (ayo kita) kenalan lebih dekat dengan Rotunda. Secara … Lanjut .Baca

Categories Sosial Budaya
Jangan Rempong! Panduan Kekinian Cara Menuju Sentul dari Stasiun Bogor (Yang Ternyata Agak Ribet)

Jangan Rempong! Panduan Kekinian Cara Menuju Sentul dari Stasiun Bogor (Yang Ternyata Agak Ribet)

Stasiun Bogor ke Sentul: Perjalanan Healing yang Penuh Perjuangan Guys, siapa yang tak tergiur dengan keindahan Sentul? Kawasan ini ibarat … Lanjut .Baca

Categories Transportasi
Bukan Hanya Tanah Subur: Menguak Bisikan Gaib dan Mitos Tersembunyi di Kebun Kopi Pegunungan Bogor

Bukan Hanya Tanah Subur: Menguak Bisikan Gaib dan Mitos Tersembunyi di Kebun Kopi Pegunungan Bogor

Aroma Kafein dan Kabut: Ketika Kopi Berbatasan dengan Dunia Lain Di ketinggian pegunungan Bogor, di mana kabut tebal sering turun … Lanjut .Baca

Categories Sosial Budaya
Jadikan Bahasa Sunda Bintang di Menu Kopi Kekinian: Jurus Ampuh Lestarikan Budaya

Cekidot! Jadikan Bahasa Sunda Bintang di Menu Kopi Kekinian: Jurus Ampuh Lestarikan Budaya

Bukan Sekadar Ngopi: Saat Bahasa Sunda Nongol di Coffee Shop Estetik Guys, siapa sih yang enggak suka ngopi di kafe … Lanjut .Baca

Categories Sosial Budaya
STOP! Jangan Sampai Nyesel Seumur Hidup! Ini Dia Jaminan Anti Galau Saat Cari Kost-Kostan di Bogor Ala Anak Lokal!

STOP! Jangan Sampai Nyesel Seumur Hidup! Ini Dia Jaminan Anti Galau Saat Cari Kost-Kostan di Bogor Ala Anak Lokal!

HEBOH! Tips Mahasiswa Baru Wajib Tahu Biar Nggak Kena Prank Kost Mahal dan Engap Kumaha, barudak (bagaimana, anak-anak) baru yang … Lanjut .Baca

Categories Bisnis
Lawang Seketeng: Bukan Sekadar Jalan Biasa, Tapi Gerbang Rahasia Kota Bogor Zaman Baheula!

Lawang Seketeng: Bukan Sekadar Jalan Biasa, Tapi Gerbang Rahasia Kota Bogor Zaman Baheula!

Seriusan, Ada Apa Sih di Balik Nama Jalan Lawang Seketeng Bogor? Lawang Seketeng. Coba deh, kalau denger nama jalan ini, … Lanjut .Baca

Categories Sejarah
Sisi "Tua" din Jadul Jalan Suryakencana - Sering Luput Dari Perhatian

Sisi “Tua” bin “Jadul” Jalan Suryakencana – Sering Luput Dari Perhatian

Jalannya sendiri termasuk dalam wilayah “tua” di Kota Bogor dan memang kenyataannya Surken atau Jalan Suryakencana sudah ada sejak berabad … Lanjut .Baca

Categories Sosial Budaya
Ngirit Duit, Ngarawat Bumi: Kontribusi Bisnis Thrifting Bogor dalam Melawan Sampah Fashion

Ngirit Duit, Ngarawat Bumi: Kontribusi Bisnis Thrifting Bogor dalam Melawan Sampah Fashion

Ti Baju Bekas Jadi Solusi: Kenapa Thrifting Penting di Kota Hujan? Kota Bogor, selain dikenal dengan keindahan alamnya, juga menghadapi … Lanjut .Baca

Categories Lingkungan
Kopi: Lebih dari Sekadar Minuman, Ini "Obat" Rindu Paling Ampuh untuk Warga Bogor yang Merantau

Kopi: Lebih dari Sekadar Minuman, Ini “Obat” Rindu Paling Ampuh untuk Warga Bogor yang Merantau

Melacak Aroma Khas Tanah Pasundan: Kenapa Kopi Jadi Simbol Kerinduan? Setiap kota memiliki identitas yang kuat, dan bagi Bogor, selain … Lanjut .Baca

Categories Sosial Budaya
Heroisme Lokal: Menyingkap Asal Mula Jalan Kapten Muslihat—Kisah Pengorbanan Sang Kapten di Palagan Bogor

Heroisme Lokal: Menyingkap Asal Mula Jalan Kapten Muslihat—Kisah Pengorbanan Sang Kapten di Palagan Bogor

Di antara nama-nama Jenderal besar, Kota Bogor juga mengabadikan nama-nama pahlawan dengan konteks perjuangan yang sangat lokal, salah satunya adalah Jalan … Lanjut .Baca

Categories Sejarah
Kopi. Siapa yang tak kenal minuman hitam pekat dengan aroma memikat ini? Di Indonesia, kopi punya tempat istimewa. Tapi, di balik kenikmatannya, tersimpan cerita yang tak kalah pahit dari rasanya—yaitu kisah tanam paksa kopi, terutama di tanah Priangan, Jawa Barat. Awal Mula Kopi Masuk ke Tanah Jawa Kopi sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Bibit kopi dibawa ke Jawa sekitar tahun 1696 oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC), sebuah perusahaan dagang Belanda yang sangat berkuasa kala itu. VOC melihat potensi besar dari kopi untuk dijual di pasar Eropa. Tanaman kopi tumbuh subur di tanah pegunungan yang sejuk, seperti di daerah Priangan. Ketika Kopi Jadi "Paksaan" Pada awalnya, penanaman kopi berjalan biasa. Tapi seiring waktu, VOC dan pemerintah kolonial Belanda mulai menerapkan sistem yang sangat memberatkan, yaitu Tanam Paksa Kopi (atau dikenal dengan istilah aslinya, Koffie Stelsel). Sistem ini mewajibkan petani menanam kopi di sebagian tanah mereka, bahkan kadang seluruhnya, dan hasilnya harus diserahkan kepada pemerintah dengan harga yang sangat murah. Istilah ini memang merujuk pada sebuah peraturan yang menjadi fakta sejarah masa itu. Bayangkan, petani harus bekerja keras menanam, merawat, dan memanen kopi, tapi keuntungan besarnya justru dinikmati oleh Belanda. Mereka bahkan sering kelaparan karena lahan yang seharusnya ditanami bahan makanan pokok malah dipakai untuk kopi. Banyak warga yang menderita karena sistem ini. Peran Bupati Priangan dan Pertemuan di Buitenzorg Di tengah penderitaan rakyat, ada beberapa pemimpin daerah, yang disebut Bupati, di wilayah Priangan yang mulai merasa resah. Mereka melihat langsung bagaimana rakyatnya hidup susah. Salah satu bupati yang menonjol adalah Bupati Bandung, R.A.A. Wiranatakusumah II. Pada masa itu, pusat pemerintahan kolonial Belanda di Jawa ada di Buitenzorg (yang secara harfiah berarti "tanpa kekhawatiran," dan sekarang kita kenal sebagai Kota Bogor). Di sanalah para penguasa Belanda, termasuk Gubernur Jenderal, tinggal dan mengambil keputusan penting. Para bupati dari berbagai daerah sering diundang ke Buitenzorg untuk rapat atau sekadar melaporkan kondisi daerahnya. Dalam pertemuan-pertemuan di Buitenzorg itulah, para bupati Priangan, termasuk Wiranatakusumah II, berusaha menyuarakan penderitaan rakyat mereka. Mereka mencoba meyakinkan pemerintah kolonial agar mengurangi beban tanam paksa kopi. Tentu saja, ini bukan hal mudah. Belanda tidak mau kehilangan keuntungan besar dari kopi. Namun, keberanian para bupati ini menunjukkan bahwa ada perlawanan, setidaknya melalui jalur diplomasi dan laporan. Mereka tidak tinggal diam melihat rakyatnya menderita. Upaya mereka sedikit banyak membuka mata beberapa pejabat Belanda tentang kekejaman sistem tersebut. Warisan Pahit yang Mengharumkan Sistem Tanam Paksa Kopi memang akhirnya dihapuskan, sebagian besar karena desakan dari berbagai pihak dan bukti-bukti penderitaan yang tak terbantahkan. Namun, warisannya tetap ada. Kopi Indonesia, terutama dari Priangan, dikenal harum dan berkualitas tinggi di dunia. Setiap kali kita menyeruput secangkir kopi, ada baiknya kita mengingat kisah pahit di baliknya. Kisah perjuangan para petani dan para bupati seperti R.A.A. Wiranatakusumah II yang berjuang demi kesejahteraan rakyatnya. Dari mereka, kita belajar bahwa di balik keharuman dan kenikmatan, seringkali ada cerita panjang tentang sejarah dan pengorbanan. Penyesuaian yang dilakukan: Istilah Tanam Paksa Kopi diberi padanan istilah aslinya: (Koffie Stelsel). Nama tempat Buitenzorg diberi terjemahan harfiah sederhana: (yang secara harfiah berarti "tanpa kekhawatiran," dan sekarang kita kenal sebagai Kota Bogor).

Di Balik Nama Harum Kopi: Kisah Tanam Paksa Kopi dan Bupati Priangan di Buitenzorg

Kopi. Siapa yang tak kenal minuman hitam pekat dengan aroma memikat ini? Di Indonesia, kopi punya tempat istimewa. Namun, sayangnya, … Lanjut .Baca

Categories Sejarah
Menguasai Halaman Satu Google: Strategi SEO Lokal Terbaik untuk Konten Bogor Paling Populer

Menguasai Halaman Satu Google: Strategi SEO Lokal Terbaik untuk Konten Bogor Paling Populer

Di era informasi, menjadi populer di Bogor berarti menguasai halaman pertama hasil pencarian Google.  SEO Lokal (Search Engine Optimization Lokal) bukan … Lanjut .Baca

Categories Bisnis
Dari Gaya Hidup ke Bisnis: Menguak Persaingan di Segmen Healthy Food Bogor, Tren Salad dan Smoothie Bowl

Dari Gaya Hidup ke Bisnis: Menguak Persaingan di Segmen Healthy Food Bogor, Tren Salad dan Smoothie Bowl

Kesadaran akan kesehatan dan gaya hidup wellness di Bogor meningkat pesat, didorong oleh populasi Milenial dan commuter yang stres mencari keseimbangan hidup.  Niche Healthy Food … Lanjut .Baca

Categories Bisnis
Older posts
Newer posts
← Previous Page1 Page2 Page3 … Page41 Next →

Cerita Lainnya

[VIDEO] De Voyage – Rasa Eropa di Kota Hujan – Karya #destinasiid

[VIDEO] De Voyage – Rasa Eropa di Kota Hujan – Karya #destinasiid

Lanjut Baca
Ah, Sayang! Museum Zoologi Sekarang Berbayar

Ah, Sayang! Museum Zoologi Sekarang Berbayar

Lanjut Baca
Tips Membawa Kamera DSLR/Mirrorless Ke Kebun Raya Bogor

Tips Membawa Kamera DSLR/Mirrorless Ke Kebun Raya Bogor

Lanjut Baca
Berwisata Aman dan Nyaman di Curug Cikuluwung

Berwisata Aman dan Nyaman di Curug Cikuluwung

Lanjut Baca
[VIDEO] Curug Pangeran : Petilasan Para Pangeran Dan Mitos Enteng Jodoh

[VIDEO] Curug Pangeran : Petilasan Para Pangeran Dan Mitos Enteng Jodoh

Lanjut Baca
[VIDEO] Curug Ciampea, Ngumpet, Dan Kiara+Green Lagoon Buat Yang Sudah Kangen Jalan Jalan

[VIDEO] Curug Ciampea, Ngumpet, Dan Kiara+Green Lagoon Buat Yang Sudah Kangen Jalan Jalan

Lanjut Baca
Kalau di Bogor, Delman Hias Ada Bukan Cuma Saat Karnaval Saja

Kalau di Bogor, Delman Hias Ada Bukan Cuma Saat Karnaval Saja

Lanjut Baca
Yuk Keliling Kota Bogor Gratis Naik Bus Uncal

Yuk Keliling Kota Bogor Gratis Naik Bus Uncal

Lanjut Baca
Sepertinya Mulung Sampah Di Kali Harus Masuk Kalendar Promosi Wisata Bogor

Sepertinya Mulung Sampah Di Kali Harus Masuk Kalendar Promosi Wisata Bogor

Lanjut Baca
Peta Kebun Raya Bogor : Untuk Yang Butuh Saja

Peta Kebun Raya Bogor : Untuk Yang Butuh Saja

Lanjut Baca
Memakai Baju Warna Cerah Menyala Menguntungkan Saat Berwisata di Kebun Raya Bogor

Memakai Baju Warna Cerah Menyala Menguntungkan Saat Berwisata di Kebun Raya Bogor

Lanjut Baca
← Previous 1 2 3 … 7 Next →

2026© Lovely Bogor. All rights reserved
  • Jalan-Jalan
    • Wisata
    • KRB
    • Kuliner
  • Budaya & Warga
    • Sosial Budaya
    • Lingkungan
    • Sejarah
    • Bisnis
  • Sudut Kota
  • Galeri
  • English Version