Banner molawindo

Tabir Plastik Anti Covid-19 a la Michelle Bakery

Tabir Plastik Anti Covid-19 a la Michelle Bakery 6

Kalau dipikir-pikir, sejak memasuki tahun 2021, media massa, baik cetak atau online agak dipenuhi oleh berbagai berita tentang pelanggaran PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang dilakukan untuk mengekang penyebaran Covid-19.

Banyak sekali berita tentang kafe atau tempat makan yang melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Kadang, hal yang seperti itu juga membawa kesan seakan-akan semua pelaku ekonomi lebih mementingkan tentang uang dan usaha mereka saja tetapi tidak peduli pada keselamatan.

Padahal, sebenarnya tidak juga. Banyak sekali pelaku usaha yang tetap mengedepankan dan melaksanakan apa yang sudah diatur oleh pemerintah. Mereka berusaha sebaik mungkin mengelola kegiatan usahanya agar tetap berjalan sambil tetap menjaga keselamatan.

Salah satunya di Kota Bogor, saya pikir adalah Michelle Bakery.

Baru kemaren, 27 Februari 2021, saya mau tidak mau harus pergi membeli kue tar untuk 2 keponakan tersayang yang sedang berulangtahun. Pilihan jatuh ke gerai Michelle Bakery yang berlokasi di dekat rumah kami, di Jalan Soleh Iskandar.

Kaget juga ketika memasuki gerai toko roti dan kue yang dimulai tahun 2004 tersebut karena sudah lama juga, hampir setahun, kami sekeluarga tidak keluar rumah jika tidak perlu.

Setelah mencuci tangan di tempat yang disediakan, kami seperti memasuki ruangan penuh dengan tabir plastik.

Rak dan etalase yang dulunya terbuka dan pembeli bisa langsung memilih roti di rak yang ada, kali ini tidak bisa. Mereka hanya boleh menunjuk dan meminta staf di sana untuk mengambilkan.

Semua etalase dan rak dikelilingi plastik bening tipis yang tembus pandang. Bagian kasir pun dihalangi oleh tabir plastik yang sama.

Tabir Plastik Anti Covid-19 a la Michelle Bakery

Sebuah hal yang sangat sesuai dengan protokol kesehatan di masa pandemi ini. Tidak ada kontak langsung antara petugas dan pembeli secara berhadapan, di tengahnya ada plastik pembatas.

Selain itu, roti dan kue pun bisa terhindar dari sentuhan tangan pembeli untuk lebih meminimalkan terjadinya perpindahan virus yang berbahaya itu. Bahkan, meski ada sudah ada etalase dengan kaca, tabir plastik tetap terpasang.

Aturan lain di gerai Michelle Bakery di masa pandemi Covid-19 juga tidak ada lagi dine-in atau makan di tempat. Padahal, biasanya di sana ada kafe tempat nongkrong, tetapi rupanya semenjak pandemi tidak lagi dioperasikan. Gerai di jalan Solis ini hanya menjadi tempat penjualan roti dan kue saja, yang bisa dibawa pulang.

Pengelola Michelle sepertinya berusaha sebaik mungkin membuat gerainya menjadi nyaman dan aman.

Pandemi dan ekonomi adalah dua hal yang sama pentingnya. Kelalaian dalam menerapkan protokol kesehatan bisa mengakibatkan nyawa melayang, tetapi perekonomian yang tidak berjalan pada akhirnya akan berujung sama. Banyak orang sudah kehilangan mata pencaharian sejak pandemi dimulai.

Butuh kecerdikan dan kompromi menyiasati kondisi di masa yang disebut New Normal seperti sekarang ini.

Dan, dalam hal ini, saya pikir pengelola Michelle Bakery haruslah diberi acungan jempol. Memang mereka tidak bisa beroperasi secara full, tetapi bagaimana mereka menemukan solusi untuk usahanya adalah sesuatu yang menggembirakan untuk dilihat.

Tabir Plastik Anti Covid-19 a la Michelle Bakery 4

Mungkin, mereka-mereka seperti inilah yang juga patut mendapatkan ruang di media massa dan bukan hanya berita buruk saja.

Bagaimanapun, berita yang baik akan ikut menebarkan aura positif yang sangat diperlukan menghadapi masa pandemi yang belum kunjung usai ini.

Mari Berbagi

2 thoughts on “Tabir Plastik Anti Covid-19 a la Michelle Bakery”

  1. Hampir semua toko-toko di Pekanbaru pakai tabir surya eh tabis plastik ini bang..

    tapi kadang suka sebel sih, kasirnya jadi budeg gitu gara-gara ni tabir surya ga dikasi lubang angin untuk suara :))

    Reply
    • Hahaha.. di Bogor masih banyak yang ga pake mas. Keren atuh kalau di Pekanbar sudah begitu mah.

      Wkwkwkw.. yah konsekuensinya mah begitu pan, agak budeg..

      Reply

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.