Berjalan Kaki Di Jalan Sudirman
Monumen Panser AMX 13 APC

Wisata berjalan kaki di Jalan Sudirman? Untuk apa? Capek! Panas pula!

Kalau Anda sedang berwisata ke Bogor, mungkin rentetan kalimat di atas akan terlontar, jika ada yang menyarankan untuk berjalan kaki di jalan Sudirman. Tentu saja, jawaban yang sama rasanya akan keluar kalau disarankan untuk melakukan yang sama sepanjang jalan-jalan yang lain.

Berwisata kok berjalan kaki?

Memang masih belum menjadi hal yang umum bagi banyak orang Indonesia. Menjadi turis yang sedang berwisata seperti identik dengan berkendara, meloncat dari satu tujuan wisata ke destinasi turisme berikutnya.

Makan siang di satu tempat kuliner favorit, kemudian melancong ke lokasi berikutnya.

Itulah kebiasaan umum para turis domestik asal Indonesia ketika melancong ke Kota IPB ini.

Pernahkah Anda perhatikan para turis yang datang ke Indonesia, di Jakarta misalnya? Justru mereka lebih menyukai berjalan kaki mengelilingi kota. Alasannya sederhana, karena mereka bisa melihat lebih banyak dibandingkan ketika naik kendaraan.

Apakah memang demikian adanya?

Bagaimana kalau kita coba telisik sedikit ? di Bogor tentunya, apa benar ketika berwisata dengan mengandalkan kaki kita bisa melihat lebih banyak?

Mari, Lovely Bogor akan mengajak Anda berjalan kaki di Jalan Sudirman, jalan utama yang ada di kota ini.

Baca juga : Jalan Sudirman – Urat Nadi Kota Hujan

Mulai dari mana berjalan kaki di Jalan Sudirman?

Terserah Anda!

Kalau saya akan menyarankan kita memulai dari arah Selatan, alias dari arah Kawasan Air Mancur.

Tidak ada alasan khusus karena di kedua ujung jalan sepanjang +- 1.500 Meter ini, ujungnya cukup mempesona. Jadi yang manapun sama saja.

Nah, kalau kita memulai berjalan kaki di Jalan Sudirman dari arah Selatan, maka kira-kira apa yang kita temukan? Daftarnya dimulai sebagai berikut :

1. Taman AIR MANCUR

Berjalan Kaki Di Jalan Sudirman
Taman Air Mancur di Ujung Selatan Jalan Sudirman

Ini yang paling pertama Anda akan temui ketika berjalan kaki di Jalan Sudirman dari sebelah Selatan.

Setelah diperbaiki dan ditata, Taman Air Mancur, yang dulunya tempat berdiri Witte Paal atau Tugu Putih, kembali menjadi ikon Kota Bogor. Banyak wisatawan akan baik lokal ataupun dari luar Bogor akan menyempatkan diri berselfie atau berfoto di tempat ini.

Tidak jarang pula ada yang bermain air disana. Anda tidak saya sarankan ikut bermain air karena kita sedang coba berwisata berjalan kaki, Tentu Anda tidak mau orang-orang memandang aneh kepada Anda.

2. Pusat Pendidikan Zeni TNI-AD

Berjalan Kaki Di Jalan Sudirman
Patung Ganesha di depan GPH DJati Koesoemo

Ganesha dengan kapak di tangan? Kalau Anda berada di atas kendaraan yang sedang melaju, jelas sulit sekali menemukan patung dewa berbadan manusia berkepala gajah ini.

Hanya bila Anda berjalan kaki di Jalan Sudirman di sisi sebelah kanan jalan, maka Anda akan menemukan Pusat Pendidikan Zeni TNI-AD.

Patung ini adalah penjaga salah satu bagian yang dikenal sebagai Gedung GPH Djati Koesoemo.

Kompleks ini , meskipun merupakan sebuah komplek militer, tetapi sekaligus merupakan salah satu cagar budaya Kota Bogor. Perhatikan saja bentuk bangunannya. Tidak kah Anda merasa bahwa corak dan ragamnya sangat kental berbau masa kolonial.

Memang begitulah adanya.

Nah, ada beberapa hal lagi yang cukup menarik. Di pinggir jalan Anda akan menemukan

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman Bogor
Sheep Root Roller

Jangan tanya saya fungsi Sheep Root Roller ini. Yang pasti merupakan salah satu alat yang dipakai oleh para tentara divisi zeni. Kemungkinan besar dipergunakan untuk memadatkan tanah.

Komando Zeni adalah bagian TNI-AD yang bertugas melakukan konstruksi untuk mendukung pergerakan pasukan.

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman Bogor
Gerbang PUsat Pendidikan Zeni Bogor

Pusat Pendidikan Zeni Bogor, masih memiliki satu bagian yang cukup enak dipandang mata. Perhatikan saja gerbangnya.

Bentuknya cukup unik. Menyeramkan juga pastinya. Apalagi seorang penjaga akan berdiri tegak di dekat gerbang tersebut dan pos jaga di seberangnya.

Nah, setelah itu apa? OK. Jangan kita lanjutkan dengan wisata kuliner dulu. Kalau perut terlalu penuh, kita pasti sudah malas untuk melanjutkan.

Nah, tidak berapa jauh dari gerbang Pusat Pendidikan Zeni ini, kita akan disambut oleh Jendral Sudirman dan Suprijadi

3. Patung Jendral Sudirman dan Suprijadi

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman Bogor
Patung Jendral Sudirman di depan Museum PETA

Inilah patung Jendral Sudirman. Anda tidak akan menaruh perhatian sedikitpun bila berada di atas kendaraan.

Patung Jendral Sudirman di Jalan Sudirman 2Dengan berjalan kaki di Jalan Sudirman, maka sosok jenderal besar pemimpin perjuangan mempertahankan Kemerdekaan RI, akan terlihat jelas.

Patungnya sangat mirip dengan foto-foto tentang jenderal yang memimpin perjuangan dalam kondisi sakit tersebut.

Patung ini menghiasi halaman depan bangunan yang sekarang dikenal sebagai Museum PETA.

Jendral Sudirman tidak sendirian menyambut para pengunjung. Patungnya ditemani oleh sosok pejuang gigih lainnya.

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman Bogor
Patung Suprijadi di depan Museum PETA

Ia yang melakukan pemberontakan para anggota PETA di Blitar tahun 1945. Salah satu Pahlawan Nasional Indonesia. Namanya Suprijadi.

Patung Suprijadi di Jalan Sudirman Bogor 2Makamnya hingga saat ini tidak diketahui dimana tepatnya.

Mimik patungnya yang penuh semangat berjuang terlihat jelas pada patungnya ini. Siapapun pemahatnya, ia berhasil menampilkan sosoknya dengan baik.

Jadi. meskipun wujud aslinya tidak pernah kita lihat, mungkin dengan melihat monumen ini gelora semangatnya bisa tersampaikan pada kita.

Oya, selain kedua patung ini, terdapat juga dua buah peralatan tempur yang dijadikan monumen.

APC 13 APC di Jalan Sudirman BogorYang satu adalah sebuah AMX 13 APC (Armored Personal Carrier). Jenis panser pembawa pasukan berlapis baja.

Yang kedua adalah saudaranya. Bedanya yang kedua diperlengkapi dengan meriam 76 MM dan merupakan sebuah tank ringan.

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman
Monumen AMX 13 di depan Museum PETA

Kedua jenis kendaraan mekanis ini merupakan produksi Perancis dan sudah dipergunakan oleh TNI-AD sejak 40 tahun lalu. Sebagian dari saudara mereka hingga saat ini masih melaksanakan fungsinya di TNI AD.

Tentu saja yang masih beroperasi masih dalam keadaan baik. Kebanyakan sudah mengalami retrofit (perbaikan dan peremajaan).

Bagaimana? Kira-kira, kalau Anda tidak mengikuti ajakan saya untuk berjalan kaki di Jalan Sudirman, mungkinkah Anda akan melihat empat monumen ini.

Mungkin sekali tidak.

4. Gedung Kodim 0606 Bogor

Berjalan kaki di Jalan Sudirman Bogor
Patung Harimau di Depan Markas Kodim 0606

Kalau di depan Museum PETA kita disambut oleh patung dua tokoh nasional, kalau perjalanan kita dilanjutkan, kita akan disambut oleh sosok seekor harimau. Maung adalah kata yang dipakai urang Sunda.

Sosok ini lazim ditemukan di Bogor, atau tanah Pasundan lainnya. Sosok maung dianggap perwujudan dari sang Raja Pajajaran yang sakti Mandraguna, Prabu Siliwangi.

Berjalan kaki di Jalan Sudirman
Markas Kodim 0606

Patung ini berada di depan Markas Kodim 0606 Bogor. Lihat bangunan markas tentara yang satu ini. Nuansa masa lalu akan terlihat dari struktur bangunannya.

Tidak mengherankan karena memang bangunannya merupakan peninggalan masa kolonial Belanda. Simak ceritanya di Markas Kodim 0606 Kota Bogor – Cagar Budaya.

Jangan lupa, Kota Bogor adalah kota tua. Jadi itulah mengapa Anda diajak berjalan kaki di Jalan Sudirman. Banyak peninggalan sejarah di sepanjang urat nadi Kota Bogor ini.

OK. Sebelum kita lanjutkan langkah kita, perhatikan ke seberang jalan. Pemandangannya kira-kira akan seperti foto di bawah ini.

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman Bogor
Pohon Beringin di Taman Peranginan

Indah bukan?

Pohon tersebut sudah sangat tua. Terlihat jelas dari posturnya dan batangnya yang sangat besar dan kokoh. Cabangnya ukurannya sudah melebihi tubuh orang dewasa.

Itu adalah salah satu pohon yang terdapat di Taman Peranginan. Untuk jelasnya tentang Taman Peranginan, bisa dibaca di Taman Peranginan – Tempat Kecil Untuk Niis

Mari kita lanjutkan perjalanan kita. Untuk sementara jangan menengok ke kanan atau kiri dulu. Setelah Markas Kodim 0606 terdapat beberapa tempat yang akan menggoda Anda untuk mampir.

Tunda sebentar. Kita bisa kembali nanti setelah sampai di ujung.

5. Panti Asuhan Bina Harapan

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman
Bangunan Panti Asuhan Bina Harapan di Jalan Sudirman

Yang akan ditemukan kemudian, kalau langkah kita berjalan kaki di Jalan Sudirman berlanjut, kita akan melihat bangunan ini.

Bentuknya sederhana tapi jelas bukan sebuah bangunan masa kini. Itu sudah pasti.

Bangunan ini memang sudah berusia sekitar 100 tahun. Hingga saat ini belum jelas peruntukannya di masa lalu, hanya ada yang menyebutkan dulunya adalah sebuah perpustakaan.

Saat ini dipergunakan sebagai sebuah Panti Asuhan dengan nama Bina Harapan. Kalau Anda ingin mampir untuk memberikan sumbangan, saya dengan senang hati akan mengantarkan ke dalam.

Kalau tidak, mari kita lihat hal berikutnya.

6. Rumah Sakit Salak

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman
Rumah Sakit Salak di Jalan Sudirman

Lah! Rumah Sakit?

Iya, memang ini hal lain yang ingin diceritakan kepada Anda. Sebuah Rumah Sakit.

Memang bentuknya tidak berbeda jauh dengan berbagai rumah sakit yang ada di Kota Bogor. Sekarang memang berwarna-warni agar tidak terlihat menakutkan.

Tetapi bukan itu yang ingin disampaikan hingga saya mengajak Anda berjalan kaki di Jalan Sudirman yang lumayan itu.

RS Salak adalah salah satu cagar budaya Kota Bogor. Dulu dikenal sebagai Dinas Kesehatan Tentara.

Kalau kita sudah melewati RS Salak, maka berarti kita mendekati ujung perjalanan menyusuri Jalan Sudirman, Bogor. Tinggal satu tempat lagi yang harus ditunjukkan kepada Anda.

Tempat itu bisa dikata pusat dari Kota Bogor, yaitu :

7. Istana Bogor

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman Bogor
Pemandangan Istana Bogor dari Jalan Sudirman

Walaupun secara resmi bukan terletak di Jalan Sudirman, Istana Bogor akan terlihat di ujung jalan ini.

Kira-kira pemandangan Istana Bogor dari ujung Jalan Sudirman akan seperti foto di atas. Disinilah pusat kota Bogor.

Berjalan Kaki di Jalan Sudirman
Markas Polisi Militer di Ujung Jalan Sudirman Bogor

Bangunan ini pertama kali didirikan sebagai sebuah rumah peristirahatan mewah tahun 1745 oleh Gubernur Jendral Belanda di masa itu.

Di bagian depan gerbang utama, akan ditemukan juga, Markas Polisi Militer yang bertugas menjaga Istana Bogor.

Nah, itulah akhir kegiatan wisata berjalan kaki di Jalan Sudirman Bogor.

Tunggu dulu. Masih ada yang terlewat.

Tentu Anda sudah lapar bukan. Paling tidak haus. Menyusuri jalan ini, rasanya cukup mengeluarkan energi dan keringat.

Oleh karena itu, sebelum Anda beranjak ke tempat lain, mungkin Anda ingin sedikit melakukan wisata kuliner yang tadi Anda lihat di sepanjang perjalanan.

Tidak perlu berjalan kaki. Anda bisa mempergunakan angkot no 07/08 Biru, angkot 07/12/22 Merah dari depan RS Salak untuk menuju ke tempat-tempat kuliner ini.

Tempat Kuliner di Jalan Sudirman

Jenis kuliner yang bisa dikunjungi tergantung pada waktu Anda berjalan kaki di Jalan Sudirman.

Ada yang buka di pagi hari untuk orang yang hendak sarapan. Kebanyakan buka di atas jam 10-11 untuk yang ingin makan siang dan biasanya hingga sore hari.

Jadi kategorinya dibagi sebagai berikut

Kuliner Untuk Sarapan

Bubur Ayam Cianjur

Di depan Panti Asuhan Bina Harapan, ada seorang penjual bubur ayam Cianjur. Rasanya enak dan murah.

Masalahnya, apakah Anda terbiasa makan di atas trotoar? Hanya dari segi kebersihan, rasa, dan juga harga, tempat ini bisa menjadi pilihan.

Tempat Kuliner Nusantara
Berjalan Kaki di Jalan Sudirman
Tempat Kuliner Nusantara di Jalan Sudirman Bogor

Lokasinya berada di antara Markas Kodim 0606 dan Bogor Permai.

Di sebuah lapangan parkir yang cukup luas akan terlihat cukup banyak tenda-tenda penjual makanan. Biasanya mereka buka di pagi hari hingga antara 10-11 saja.

Silakan simak : Tempat Kuliner Nusantara – Sudah Sarapan?

Kuliner untuk Makan Siang

Nah, kalau yang ini, pilihannya akan lebih banyak. Tempat kuliner di sekitar Jalan Sudirman, biasanya akan membuka rumah makan atau restoran atau lapak mereka sekitar pukul 09.00.

Jadi silakan disimak beberapa tempat untuk makan siang Anda setelah lelah berjalan kaki di Jalan Sudirman.

Rumah Makan Sahabat Yun Yi / Yun Yi Resto
Berjalan Kaki Di Jalan Sudirman
Yun Yi Resto

Rumah Makan Sahabat Yun Yi atau Yun Yi Resto menyediakan makanan Chinese Food.

Dulunya tempat ini bernama Restoran Sahabat. Kemudian setelah bergabung dengan Yun Yi maka namanya berubah.

Selain di tempat ini, Yun Yi resto juga memiliki outlet lain di beberapa tempat di Bogor.

Makanannya sendiri cukup enak dengan harga yang tetap terjangkau.

Lokasinya berada di samping RS Salak atau di depan Panti Asuhan Bina Harapan.

Raffles Foodlife di Bogor Junction
Raffles Foodlife - Bogor Junction
Raffles Foodlife Foodcourt di Bogor Junction

Berjalanlah sedikit kembali ke arah Selatan. Tidak jauh dari Yun Yi Resto Anda akan menemukan shopping center bernama Bogor Junction.

Di lantai 3 pusat perbelanjaan ini terdapat sebuah foodcourt atau pujasera yang berisikan berbagai macam konter makanan tradisional.

Mulai dari longtong sayur, Laksa hingga tahu gejrot. Salah satu makanan favorit disini adalah Daiji ramen.

Untuk mengetahui seperti apa Raffles Foodlife, bisa simak Raffles Foodlife – Kuliner Tradisional Bisa Juga Nyaman.

Pojok Kuliner Sawojajar
Tips wisata kuliner di Bogor
Kuliner Jalanan di Sawojajar

Bagi Anda yang senang bertualang, tentu tidak seharusnya melewatkan bagaimana rasanya Es Sekoteng paling ngetop di Bogor.

Tidak boleh juga tidak merasakan Siomay Bogor dan juga Sate Padang Mak Itam yang ada di pojok kuliner Sawojajar.

Tempat ini akan sangat padat pada hari Sabtu/Minggu dan libur.

Rasanya kalau melihat tempatnya, Anda mungkin akan malas makan disini. Hanya, ingatlah saja rasa kulinernya. Bisa dipastikan Anda akan mendapatkan pengalaman berkuliner yang menyenangkan.

Yung Bangka Es
Yung Bangka Es
Mie Ayam Bakso Tahu di Yung Bangka Es Bogor

Anda penggemar mie dan bakso? Tidak masalah.

Di bawah Bogor unction, terdapat deretan ruko dimana Anda bisa menemukan Mie Bakso Bangka ala Yung.

Rasanya enak. Saya pernah penuliskannya di blog ini juga. Silakan manfaatkan fasilitas search untuk menemukan tulisan tersebut.

Kalaupun Anda lebih lebih suka nasi untuk makan siang, di deretan ruko dimana Yung Banka Es berada, terdapat beberapa rumah makan lainnya.

Bogor Permai
Berjalan Kaki di Jalan Sudirman Bogor
Bogor Permai di Jalan Sudirman

Bogor Permai adalah satu nama yang identik dengan roti. Sudah sejak lama tempat ini merupakan favorit kalau ingin merasakan roti yang enak.

Bogor Permai juga memiliki sebuah resto yang tentu dengan suasana nyamannya akan membuat Anda betah.

Makanan favorit tempat ini adalah ayam gorengnya. Renyah, garing tetapi lunak.

Sop Buntut Ma Emun

Jalan Sudirman (56)Ini Sop Buntut yang diburu banyak orang. Outlet utamanya berada di sekitar Taman Kencana.

Hanya sekarang sudah ada cabangnya yang berdiri di Jalan Sudirman. Silakan dicoba sop buntut yang tidak pakai “keras” ini.

Kalau tempat ini terlalu penuh, silakan coba Soto Betawi Babeh.

Martabak Air Mancur
Martabak Air Mancur Bogor
Dapur Martabak Air Mancur

Sebagai penutup, tentu Anda butuh oleh-oleh dalam bentuk kuliner bagi keluarga atau teman.

Rasanya satu kotak Mrtabak Air Mancur bisa membantu membawa suasana kegembiraan berjalan kaki di Jalan Sudirman Bogor kepada mereka.

Silakan simak di Martabak Air Mancur – Nikmatnya Martabak

Bisa sekaligus Anda melihat proses memasaknya. Dapur Martabak Air Mancur terbuka sehingga pengolahannya menjadi sesuatu yang menarik.

Bagaimana kalau Anda hendak makan malam?

Jangan khawatir. Usaha-usaha kuliner di Bogor biasanya akan buka hingga pukul 09-10.00 malam. Begitupun yang berada di Jalan Sudirman ini.

Jadi Anda tidak perlu khawatir.

Bahkan bila Anda tidak terlalu lelah untuk sedikit berkelana di malam hari, Anda masih bisa menikmati kuliner malam hari.

Berjalan kaki di Kalan Sudirman di malam hari tidaklah berbahaya. Penerangan cukup dan lokasinya yang berdekatan dengan markas tentara membuat jarang sekali terjadi kejahatan disini.

Bila Anda hendak berkuliner malam hari, ada dua tempat tambahan.

Bonex 69
Berjalan Kaki di Jalan Sudirman Bogor
Warung Tenda Bonex 69

Anda bisa makan malam di warung tenda Bonex 69.

Lokasinya di lapangan parkir “Nusantara”. Lihat mengenai sarapan.

Biasanya warung tenda Bonex 69 akan mulai buka pukul 05.00 sore hingga malam hari.

Disini merupakan tempat favorit bagi para penggemar seafood. Meskipun demikian tersedia juga makanan lain seperti burung dara goreng, capcay dan sebagainya.

Warung Tenda di Air Mancur
Berjalan Kaki di Jalan Sudirman
Kuliner Malam Hari di Air Mancur

Nah, satu lagi tempat kuliner yang ada berada di sebelah toko Martabak Air Mancur.

Banyak sekali gerobak dan warung tenda akan beroperasi di sore hingga malam hari. Bahkan beberapa warung tenda akan buka hingga menjelang dini hari.

Jenis makanan yang tersedia disini beragam. Kebanyakan merupakan makanan tradisional seperti bandrek atau bajigur dan penganan ringan. Juga ada bubur ayam.

Bagaimana kalau Anda kemalaman dan butuh tempat menginap?

Ada dua buah tempat penginapan atau losmen non bintang yang ada di Jalan Sudirman.

Keduanya cukup bersih dan tarifnya juga terjangkau. Sering dipergunakan oleh para backpaker.

Wisma Sudirman

Jalan Sudirman Bogor
Wisma Sudirman

Lokasinya berada di depan MUSEUM PETA.

Tempatnya sangat strategis untuk Anda yangesok harinya ingin melanjutkan wisata ke berbagai daerah di Bogor.

Angkot akan lalu lalang hingga malam hari mempermudah akses menuju ke berbagai tempat di Bogor.

Elsana Transit Hotel

Elsana Transit Hotel Bogor
Elsana Transit Hotel

Salah satu hotel non bintang tertua di Kota Bogor.

Lokasinya berada di depan pojok kuliner Sawojajar atau berdampingan dengan Bogor Junction.

Sama halnya dengan Wisma Sudirman, hotel ini mudah dicapai dari berbagai penjuru. Juga mudah untuk pergi ke berbagai tujuan di Kota Bogor.

Nah, bagaimana setelah berjalan kaki di Jalan Sudirman? Apakah Anda bisa melihat mengapa saya ajak Anda untuk menyusuri jalan yang dulunya merupakan bagian dari De Grote Post Weg (Jalan Raya Pos) di masa Daendels ini?

2 COMMENTS

  1. ada 1 obyek yang terlewat, yaitu melihat pemandangan Sempur dari atas…

LEAVE A REPLY