Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor? Apa pula itu?

Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor BogorBerubah nama. Berubah lokasinya. Tetapi sebenarnya bukanlah sebuah hal yang baru.

Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor adalah istilah baru untuk Car Free Day di Bogor. Perubahan ini diresmikan pada tanggal 1 Mei 2016 yang lalu. Lokasinya pun berpindah dari sebelumnya di Jalan Jalak Harupat dan Jalan Salak (sekitar Lapangan Sempur).

Temanya saja yang tetap, yaitu beberapa jam tanpa adanya kendaraan bermotor pada lokasi tersebut. Kalau di Bogor penerapan Jalan Sudirman sebagai Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor adalah antara pukul 06.00 hingga 09.00.

Selama itu pula, mobil, motor dan kendaraan bermotor lainnya dilarang melintasi jalur ini. Jalur ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang hendak menikmati udara segar atau berolahraga kecil.

Tetapi rupanya tidak semua orang datang ke acara yang kerap juga disebut dengan Hari Tanpa Kendaraan Bermotor untuk hal seperti itu. Sama juga dengan ketika dilaksanakan di tempat sebelumnya, beberapa orang atau kelompok memanfaatkan momen tersebut untuk menarik perhatian (walau dengan tujuan yang kadang saya sendiri kurang paham).

Seperti contohnya beberapa yang tertangkap kamera pada tanggal 8 Mei 2016 yang lalu.

Yang Unik Di Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor

Stormtrooper

Kawasan Stormtrooper Tanpa Kendaraan Bermotor Bogor
Stormtrooper

Kalau Anda seorang pecinta film Star Wars, baik yang asli atau yang versi baru, tentu mengenal yang namanya STORMTROOPER. Pasukan sang Pangeran Kegelapan Darth Vader.

Entah apa yang mereka lakukan di Car Free Day Bogor. Tetapi, balutan pakaian putih ketat dengan motif kotak-kotak ini, tentu membuat mereka menarik perhatian pengunjung acara tersebut.

Tanpa diminta pun, mereka dengan senang hati bergaya ketika kamera diarahkan. Sudah pasti kalau yang asli tidak akan melakukannya.

Komunitas Sepeda Ontel Bogor

Penggemar Sepeda Onthel

Jarang sekali melihat penampakan mereka pada Hari Tanpa Kendaraan Bermotor sebelum 1 Mei. Biasanya mereka hanya berkumpul di sekitar Taman Peranginan saja. Kali ini, justru mereka seperti menjadi bintang dan menarik perhatian pengunjung.

Sepeda tua. Pakaian yang unik.Ada yang menggunakan pakaian ala tentara pejuang di masa kemerdekaan, lengkap dengan baretnya. Ada yang menggunakan sorjan dengan topi mandor Belanda. Bahkan ada yang melengkapi sepedanya dengan sirine tua yang harus diengkol untuk berbunyi.

Kesemuanya membuat kehadiran mereka menjadikan Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor Bogor menjadi lebih spesial.

Penggemar Sepeda Onthel Bogor

Penggemar Sepeda Onthel

Cagar Budaya Ramai Diunjungi

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya tetapi ternyata warga Bogor juga mengunjungi dan menikmati beberapa cagar budaya yang ada di sekitar kawasan Car Free Day.

Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor

Bangunan Monumen dan Museum dimana Museum PETA (Pembela Tanah Air) berada ramai dengan pengunjung yang ingin melihat-lihat bangunan yang pertama kali dibangun di abad ke-18 itu.

Pada perhelatan di lokasi sebelumnya, bangunan-bangunan ini bisa dikata tidaklah mendapat perhatian. Sepi..

Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor

 

Kawasan Monumen Dan Museum BogorTerima kasih kepada para bapak tentara di Pusat Pendidikan Zeni yang sudah berkenan berbagi dengan membuka lokasi yang merupakan wilayah mereka ini kepada masyarakat.

Tetapi, yang paling menyenangkan di Kawasan Tanpa Kendaraan Bermotor kali ini adalah suasananya. Tidak algi mirip pasar seperti Car Free Day Bogor sebelumnya. Jauh berbeda.

Meskipun pedagang kaki lima masih tetap ada, tetapi jumlahnya tidak sebanyak sebelumnya. Para pengunjung bisa benar-benar menikmati hari bebas kendaraan bermotor ini lebih mendekati apa yang diidamkan,

Mudah-mudahan bisa terus seperti ini.

Kalau Anda sedang menginap di Bogor pada hari Minggu, event ini mungkin bisa membuat Anda tersenyum. Jadi jangan dilewatkan begitu saja. Menyenangkan kok.

Saya akan kembali datang secara rutin. Siapa tahu ada yang unik-unik dan lucu-lucu lagi yang bisa direkam kamera dan disajikan kepada Anda semua.

LEAVE A REPLY