Love Street : Jalinan Kasih di Jalan Suryakencana

Ada banyak nama yang disematkan secara informal, maupun formal pada area di sepanjang Jalan Suryakencana, Kota Bogor.

Kawasan Heritage salah satunya mengingat masih kuatnya aroma masa lalu di jalan yang dulu merupakan bagian dari de Groote Post Weg (Jalan Raya Pos) dan di sana masih tersisa lumayan banyak bangunan tempo dulu, seperti rumah Kapitan Tjan.

Jalan yang sama juga menyandang julukan lain sebagai kawasan wisata dan kuliner karena memang terdapat di sepanjang jalan yang sebenarnya tidak panjang itu ditemukan berbagai jenis kuliner, baik yang modern atau tradisional. Kuliner yang diadopsi dari budaya luar atau yang merupakan warisan tradisi dari masa lalu, seperti laksa Bogor, bir kocok, atau cungkring.

Di sepanjang ruas jalan tersebut pun dipenuhi oleh pedagang dan berbagai jenis bisnis, sehingga dikenal juga sebagai kawasan perniagaan teramai.

Namun, mungkin ada satu lagi julukan yang rasanya patut juga disematkan di area jalan dimana vihara tertua di Kota Hujan berada (Vihara Dhanagun/Hok tek Bio). Nama lain yang seharusnya juga dilekatkan pada jalan tersebut adalah LOVE STREET atau Jalan CINTA.

Mungkin akan ada yang menganggap ide ini sebagai sesuatu yang ngawur dan lebay. Namun, sebenarnya memiliki landasan argumen yang cukup kuat. Buktinya pun kasat mata dan mudah sekali ditemukan di sepanjang jalan tersebut. Apalagi ketika akhir pekan menjelang, maka tidak akan sulit menemukan hal tersebut.

Jalinan Kasih Alya dan Elia di Jalan Suryakencana 2

Salah satu contohnya adalah sesi pemotretan pre-wedding yang semakin hari, semakin banyak dilakukan di area ini. Pasangan pria dan wanita dalam berbagai busana tidak sungkan berjalan menyusuri trotoar di jalan ini sebelum kemudian berpose bak model, tanpa ragu dan sungkan.

Mudah ditemukan juga dua sejoli duduk berdekatan di kafe atau bahkan kursi yang disediakan di trotoar. Ada yang malu-malu, ada yang lepas dan terbuka. Tidak sedikit juga saling merangkul sambil menikmati suasana jalan tersebut, yang sekarang sudah menjadi lebih rapih dan ramah pejalan kaki.

Semua ini memperlihatkan adanya sebuah kebiasaan baru dimana jalinan kasih antar manusia tidak lagi hanya di balik pintu, tetapi juga sudah menjadi warna tersendiri.

Tidak akan heran jika suatu waktu julukan Love Street atau Jalan Cinta akan disandang oleh Jalan yang dulunya dibangun oleh Daendels ini. Tidak akan kaget juga jika ternyata banyak orang akan mengenang jalan Suryakencana sebagai jalan kenangan dalam kehidupan percintaan mereka.

Kisah Elia dan Alya

Jalinan Kasih Alya dan Elia di Jalan Suryakencana 3

Tidak sengaja, saat turun ke jalan untuk mencari cerita, Lovely Bogor bersama tim Maniak Potret dan Putar Lensa kami mendapatkan cerita dari sepasang manusia yang sedang merajut kisah cintanya, Elia dan Alya. Keduanya sedang bercengkerama di Fanaticoffee, yang juga merupakan tempat mangkal kami ketika rehat berburu momen di Surken.

Keduanya secara random dipilih oleh tim untuk menjadi model untuk sesi foto dengan tema “jalinan kasih” yang ditentukan dan merupakan satu dari 2 pasangan model bagi sesi pemotretan kami.

Mulanya kaku dan malu-malu, namun ketika para fotografer menjauh dan membiarkan kedua pasangan bersikap seperti biasa, banyak hasil foto menarik yang memperlihatkan rasa yang ada di hati mereka terekam oleh kamera.

Silakan lihat foto-fotonya di bawah ini.

Dalam penuturannya dalam percakapan via Whatsapp chat dengan Ian Herdianto dari Maniak Potret, Alya menuturkan kisah kasih yang dijalaninya dengan Elia.

Ikhwal awal yang dimulai dari pertemuan pertama di Kota Hujan, Bogor. Tak dinyana, pertemuan yang semula dianggap biasa berkembang menjadi sebuah jalinan cinta yang sudah melewati 6 bulan (saat tulisan ini ditulis). Pertemuan yang dianggapnya sebagai jalan Tuhan untuk menyatukan dirinya dan Elia.

Keberadaan keduanya di Fanaticoffee merupakan bagian dari proses keduanya untuk saling belajar menerima perbedaan di antara keduanya. Keduanya menyadari perbedaan usia 7 tahun, karakter, dan juga budaya perlu mendapatkan perhatian demi kelanggengan hubungan.

Apalagi, keduanya sudah berencana menetapkan tanggal hari bahagia dimana keduanya bisa bersanding di pelaminan.

—-

Jalan Suryakencana memang sibuk. Penuh aktivitas dan sangat beragam, perniagaan, kuliner, wisata, semua ada di sana. Tidak akan heran jika nama julukannya pun akan banyak juga.

Love Street, Jalan Cinta, Jalan Kenangan, mungkin masih akan dipandang lucu saat ini. Namun, ketika semakin banyak pasangan yang memasukkan jalan ini dalam memori kenangan kisah kasih mereka, tidak akan heran suatu waktu Jalan Suryakencana pun akan mendapatkan satu julukan tambahan, yaitu sebagai Love Street dimana jalan tersebut menjadi bagian dari kisah cinta banyak pasangan.

Special Thanks untuk

  • Alya dan Elia yang sudah bersedia menjadi model kami pada 19 Maret 2022 yang lalu. Lovely Bogor, Putar Lensa, dan Maniak Potret akan turut berdoa semoga kisah kasih yang sedang dijalani akan berujung bahagia sesuai dengan harapan
  • Tim Maniak Potret, Putar Lensa yang sudah mengabadikan momen keduanya dari berbagai sudut

Website | + posts

Hanya seorang warga Bogor yang berniat berbagi tentang kotanya. Meski sudah banyak berubah dan banyak orang mengatakan sudah tidak indah lagi, bagi saya, Bogor tetap saja Lovely , Indah.

Mari Berbagi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.