Pernah berkunjung ke Kebun Raya Bogor? Kalau sudah, pastilah Anda pernah mengetahui bagaimana bersihnya kebun botani pertama di Asia Tenggara itu. Padahal tempat wisata ternama di Kota Hujan ini dikunjungi oleh ribuan orang setiap harinya. Dan, sayangnya masih banyak juga pengunjung yang belum sadar tentang kebersihan dan menjaga lingkungan.

Belum lagi ribuan pohon yang ada disana tidak pernah berhenti meluruhkan daun-daun mereka. Daun-daun tua yang sudah menguning tidak hentinya jatuh setiap harinya.

Tetapi, bagaimana tempat itu bisa tetap terjaga kebersihannya?

Bagaimana cara membersihkan tempat seluas 87 hektar tersebut? Belum lagi di dalam KRB juga terdapat beberapa kolam yang cukup luas. Bagaimana sampah-sampah di permukaan air danau diambil?

Yah, kebetulan Minggu yang lalu, Lovely Bogor datang pagi sekali. Jam 6 pagi, LB sudah berada di dalamnya dan menemukan bagaimana Kebun Raya Bogor sedang dibersihkan.

Begini caranya KRB dibersihkan dari sampah-sampah itu

Pembersihan Jalan di Dalam Kebun Raya

begini cara kebun raya dibersihkan

Yap. Begitulah cara membersihkan jalan-jalan yang ada di Kebun Raya Bogor. Pengelola menggunakan kendaraan penyapu jalan.

Tentulah tidak mungkin melakukannya dengan mengandalkan tenaga manusia dan sapu saja. Butuh waktu yang lama dan tenaga manusia yang begitu banyak. Jadi, pengelola KRB menggunakan mobil penyapu jalan.

Ukurannya lebih kecil dari mobil penyapu jalan milik Pemda Kota Bogor karena panjang jalannya pun tidak sepanjang jalan di kota ini.

Mobil-mobil ini hilir mudik dan secara otomatis menyapu dan mengambil dedaunan yang banyak berserakan di jalanan sepanjang KRB.

Pembersihan Danau (Kolam)

Tidak mungkin menggunakan mobil penyapu, kan? Jadi bagaimana?

begini cara kebun raya dibersihkan 3

Area air terluas di Kebun Raya Bogor adalah Danau Gunting. Ini yang paling sulit karena dengan sulit menjangkau sampah hanya dengan jaring.

Nah, untuk membersihkan danau yang mirip dengan Danau Toba karena ada pulau kecil di tengahnya, petugas kebersihan KRB menggunakan perahu. Mereka memunguti sampah yang mengapung.

Juga, mereka membersihkan pulau kecil di tengah danau.

Area Darat Selain Jalan

Nah, sisanya, yaitu area daratan selain jalan, pembersihan dilakukan secara manual dengan menggunakan tenaga manusia dan sapu.

begini cara kebun raya dibersihkan 2

Kemudian, bersama dengan sampah yang ada di tempat sampah di seluruh KRB, sampah-sampah ini diangkut dengan truk menuju tempat pembuangan.

Itulah mengapa Kebun Raya Bogor tetap bersih dan nyaman dinikmati oleh para pengunjung.

Oleh karena itu, bantulah mereka yang sudah bekerja keras membersihkan Kebun Raya Bogor. Caranya, ya buang sampah saja di tempat yang sudah disediakan. Banyak kok jumlahnya dan bisa ditemukan dengan mudah di hampir setiap sudut kebun ini.

Dengan begitu setidaknya, para petugas kebersihan ini tidak mendapat tambahan pekerjaan karena kemalasan kita.

Iya kan, Kawan Pembaca?

6 COMMENTS

  1. Suka sekali membaca artikel bapak yang membahas tempat bersejarah di sekitar Bogor yang kadang luput dari perhatian kita. Dan yang paling saya sukai adalah artikel-artikel bapak tentang kebun raya Bogor.
    Memang tak bosan untuk datang berkunjung ke tempat wisata ini dari jaman masih kecil hingga sekarang sudah bawa anak kecil.
    Kami tunggu tulisan bapak lainnya yang dapat menginspirasi dan mengingatkan kami tentang Bogor yang kami cintai ini. Sehat selalu untuk bapak. ?

    • Sehat selalu untuk Vita dan keluarga juga.

      Senang tahu bahwa tulisan kecil ini bisa membuat orang gembira dan merasa senang. Berarti tidak sia-sia menulisnya.

      Terima kasih banyak yah. Jangan bosan ke Kebun Raya dan Bogor yah.. ?

  2. aksi yang seru sekali pak…demi sebuah konten unik ! jadi harus rela datang pagi2 ke KRB.Kalau boleh tahu seberapa jauh rumah Pak Anton dengan KRB ?

    Saya baru tahu…..ternyata membersihkanKRB, dengan sebuah alat canggih.

    kalau konten tentang KRB pada Mlm hari ada ngk yach Pak ? sepertinya sulit… tapi menantang jk ada kontennya. 🙂

    Satu kalimat ” Aksinya Okeh Bangzt “…..!

    • Hahahaha.. rumah saya sekitar 10 km lah dari KRB..

      Kalau malam hari sulit karena nggak diperkenankan masuk. Kalau jaman dulu sih boleh datang malam hari, cuma sekarang kayaknya nggak diperbolehkan lagi.

      Padahal pengen juga tuh kesana lagi pas malam hari.. bakalan seru kayaknya

      • tullll…seru sepertinya…trus knp tdk menulis ” larangan tidk bleh kesana waktu malam pak…” ? fhoto saja pagar yang di gembok,,,sebagai tanda di larang masuk….waktu malam…!

        saya tunggu artikelnya pak…saya penasarannn,,,,! hehe…

        • Hahahahahaha.. ntar deh saya coba moto gembok dan pager.. plus penjaga bertampang galak.. gitu kan

LEAVE A REPLY