Sebagian warga Bogor masih tidak sadar kebersihan! Jelas itu.

Tentunya tidak sembarangan pernyataan itu saya lontarkan. Tidak mau juga menjadi fitnah bila tidak bisa dibuktikan. Dan, saya tidak menginginkan hal itu terjadi.

Tetapi, hari ini, dalam perjalanan rutin mengunjungi berbagai tempat di Bogor, ada bukti mengenai hal itu.

Silakan saja lihat di bawah ini.

Bukti sebagian warga bogor tidak sadar kebersihan 2

Tiga buah gelas plastik bekas minuman. Ini buktinya bahwa sebagian warga Bogor masih susah membiasakan diri untuk menjaga kebersihan.

Paling tidak satu diantaranya wanita karena pada salah satu ujung sedotan plastik terdapat bekas lipstick berwarna merah. Pastilah wanita (kecuali ada warga pria yang nekat memakainya).

Bukti sebagian warga bogor tidak sadar kebersihan

Tiga buah gelas plastik ini saya temukan diletakkan begitu saja di trotoar Jalan Jalak Harupat, tidak jauh dari Lapangan Sempur.

Pada hari Minggu biasanya lapangan ini menjadi salah satu tujuan favorit warga Bogor untuk berolahraga atau berekreasi. Terutama setelah dilakukan renovasi terhadap salah satu lapangan bersejarah ini yang membuatnya menjadi lebih cantik.

Ribuan warga Bogor biasanya memenuhi berbagai sudut lapangan ini.

Tiga gelas plastik, yang isinya sudah berpindah ke perut yang minum ini menunjukkan paling tidak ada tiga orang yang masih belum bisa merealisasikan kata “Bogoh Ka Bogor” (Cinta kepada Bogor) dalam tindakan.

Padahal di sekitar area banyak ditemukan tempat sampah dimana mereka seharusnya membuang gelas-gelas plastik bekas ini.

Sedikit sekali? Tidak. Hari ini, banyak sekali botol plastik, gelas plastik, plastik bekas pembungkus dan beragam bungkus kemasan berserakan disana. Tidak bisa dihitung jumlahnya.

Padahal, dengan sudah disediakannya banyak tong sampah, yang sekarang cantik-cantik dan berwarna-warni itu, mereka hanya perlu berjalan sedikit dan memasukkannya kesana.

Dalam foto ini memang hanya tiga buah saja, tetapi yang tidak bisa saya rekam dengan si Canon EOS700D ada banyak sekali. Hal itu menunjukkan satu hal, bahwa mentalitas yang sadar kebersihan masih belum terbentuk dengan baik di dalam diri banyak warga Bogor.

Sesuatu yang sangat mengesalkan, memalukan dan membingungkan. Bukankah kalau seseorang berkata “Cinta” harus bisa diwujudkan ke dalam tindakan dan bukan hanya di mulut saja.

Tetapi, setidaknya foto ini bisa dipergunakan untuk kembali mengingatkan, kepada warga Bogor atau siapapun, buanglah sampah pada tempatnya. Hal itu adalah hal paling sederhana dalam mengatakan kepada siapapun bahwa Anda mencintai Bogor (atau kota apapun dimana Anda tinggal) dan juga sekaligus menunjukkan bahwa Anda adalah manusia beradab.

Sesederhana itu.

(Kalau ada pertanyaan, apa yang saya lakukan untuk menunjukkan rasa “Bogoh Ka Bogor” versi saya? Jawabnya, kira-kira apa yang saya lakukan terhadap ketiga gelas plastik ini?)

8 COMMENTS

  1. kan pak Anton sendiri yang bilang di area sana banyak tempat sampah….lupa yach pak,,,,atau jangan2 memang di bawa pulang,,,,heheh

    • hahahahaha.. silakan tebak sendiri..:D

      • Ohy,,saat jalan2 tersebut apakah sendirian saja…pak..?

        • Yang kemaren sendirian Kang… si nyonye dan si kribo di rumah

  2. memfhotonya lalu…..membawanya kerumah….hehe.

    • Bisa jadi.. buat dijual yah

      • hahaha,,bukan di jual Pak,,tapi fhoto ulang di rumah..kwkwkwkwk.

        jawaban yang benar adalah Pak Anton membuangnya ke tong sampah terdekat…bukankah begitu pak..?

        • Kan lumayan Kang… dikumpulin dan dijual … sekilo dapet berapa ribu lo…

          😀 …. kok tahu sih?

LEAVE A REPLY