Serius. Beberapa foto pemandangan Jalan Pajajaran ini akan membuat Anda lupa pada satu hal.

Bukan tidak mungkin Anda akan merasa seperti ada sesuatu yang salah.

Tetapi, kawan saya sesama penggemar fotografi, Kang Rudy Sempur pernah mengeluarkan seloroh atau canda tentang hal itu, hanya mungkin banyak orang yang tidak akan percaya apa yang dikatakannya.

Foto-foto ini menunjukkan “kebenaran” apa yang disampaikannya.

Cobalh lihat sendiri foto-foto tersebut.

PEMANDANGAN JALAN PAJAJARAN INI AKAN MEMBUAT ANDA LUPA KEMACETAN

PEMANDANGAN JALAN PAJAJARAN INI AKAN MEMBUAT ANDA LUPA KEMACETAN 3PEMANDANGAN JALAN PAJAJARAN INI AKAN MEMBUAT ANDA LUPA KEMACETAN

Nah, kira-kira, foto-foto pemandangan Jalan Pajajaran ini akan membuat Anda lupa terhadap apa?

Bisa menjawabnya.

Anda akan lupa terhadap julukan Bogor sebagai kota termacet atau Bogor kota sejuta angkot.

Mungkin, Anda akan mengerti mengapa kota ini menjadi terkenal sebagai kota wisata yang dikunjungi lebih dari 4 juta orang setiap tahunnya. Mungkin, Anda teringat mengapa Hymne Kota Bogor memiliki syair yang berisi “Bogor, Kota indah sejuk nyaman”.

Itulah yang pernah diungkapkan secara bercanda oleh Kang Rudy Sempur (lihat karyanya di 12 Foto Bogor Karya Rudy Sempur). Ia mengatakan bahwa Bogor bukanlah kota termacet, Bertentangan dengan pandangan banyak orang.

Seperti tidak masuk akal, tetapi ada benarnya. Bogor tidak selamanya penuh kemacetan. Ada saat dan tempat dimana kota ini menunjukkan wajahnya yang membuat banyak orang begitu mencintainya dan tidak mau melepaskan ikatan dirinya dengan kota ini. Alasan yang sama mengapa saya juga tidak berkeinginan untuk meninggalkan kota berlambang Tugu Kujang ini.

Memang sisi buruk akan selalu lebih menonjol dibandingkan sisi baik dan indah. Pepatah orang bule “bad news is good news” berlaku. Lebih “menyenangkan” membicarakan keburukan dibandingkan membahas kebaikan.

Tetapi, jika kita bisa melihat dari sisi yang berbeda, mungkin kita tetap bisa menemukan keindahan yang kita cari dan bahkan bersedia membayar mahal. Jika Anda bisa mengatur jadwal bermain ke Bogor, tahu lokasinya, dan yang pasti mau turun dari kenyamanan mobil atau kendaraan Anda, mungkin Anda bisa menemukan keindahan yang sama seperti yang tertangkap oleh lensa kamera ini.

Kalau tidak percaya silakan coba sendiri. Lokasi dimana foto-foto ini diambil diĀ  Jalan Pajajaran setelah Mesjid Raya Bogor. Foto diambil pada pukul 10.00-11.00 hari Minggu tanggal 26 Februari 2017.

8 COMMENTS

  1. Wah, ada nama saya disebut-sebut. Saya hanya bisa komentar bahwa memotret itu adalah soal timing, bahwa foto tidak sesuai aslinya itu sah-sah saja.
    Foto-foto yang sering kita lihat tentang Paris, Venesia dll juga aslinya tidak seindah itu kok.

    Boleh deh mampir ke galeri saya, hehehe…
    https;//www,flickr,com/photos/sempur/sets/72157623863470041

    • Sah banget Kang… Kalau saya belajar, bahwa foto tetap jujur. Ia mengatakan yang sebenarnya (selama nggak diedit dan ditempel-tempel). Hanya, ia harus dipandang sebagai mewakili satu sudut pandang, pada satu waktu, dan pada satu sisi saja. Tidak bisa digeneralisir sebagai mewakili keseluruhan.

      Yang teringat sama saya adalah postingan Kang Rudy “Siapa bilang Bogor macet?” . Buat saya memang begitu adanya, Bogor tidak selamanya macet, Bogor tidak selamanya ruwet. Ada waktu dan tempat dimana keindahan itu timbul dan bisa dilihat. Hanya tergantung maukah kita mencoba mencari dimana tempat dan waktunya. Tidak selamanya begitu dan mungkin hanya terjadi sepersekian detik saja.

  2. mmmm..alur ceritanya membuat penasaran…

    – Bogor Termasuk Kota termacet, yang keberapa Di Indonesia ? soalnya juga Jakarta Juga terkenal Macet.

    – Kalau Bogor terkenal dengan Julukan ” Kota Sejuta Angkot ” itu pernah saya dengar,,,dan banyak angkot2 dari Kota Bogor…dijual di Sumatera.

    – Kalau Pada Pukul 07.00 – 09.00 WIB, apakah sesepi itu jalannya…?

    • Sejak kapan ganti nama..

      Menurut waze, peringkat kedua dunia sebagai kota paling semrawut lalu lintasnya

      Menurut kemenhub tahun 2015, kota termacet di Indonesia

      Yah itu julukannya yang banyak tersebar

      Lebih sepi kalau hari minggu tapi kalau hari sabtu sudah ramai..

      • hehe,,,,,,,,
        ohy Pak Kenapa gambarnya tidak bisa saya KLIK untuk Di Zoom…seperti biasanya,,padahal saya ingin melihat gambarnya secara detail.

        mmmm,,,berarti jalan tsb lebih banyak dipakai untuk orang yang kekantor atau ke tempat sekolahan yach Pak.

        Apakah dijalan tsb diperbolehkan untuk berjualan Pak ?

        • Ukuran foto saya set sesuaikan dengan lebar kolom tulisan sekitar 640×480 saja… Jadi kalau dizoom justru akan blur karena ukurannya yang diperkecil.

  3. saya malahan baru tahu bahwa kota bogor sebagai kota termacet atau kota sejuta angkot.

    maklum, kesana saja belum pernah..

    dari foto nampaknya lancar-lancar saja lalulintasnya..

    hanya saja pejualan itu sedikit mengganggu pemandangan , seharusnya mereka tidak berjualan tepat di badan jalan ..

    • Wahh telat neh Bang… Sudah lama julukan itu disematkan.. hahahaha..

      Yah, itulah kehidupan di Bogor. Realitanya begitu. Pedagang di sisi jalan itu memang “mengganggu” tetapi menghilangkannya berarti menghapus realita kehidupan di kota ini. Jadi, potret iu mengatakan apa adanya.

LEAVE A REPLY