Bubur Tokyo - Teman Bubur Tidak Lagi Cuma Suwiran Ayam

Bubur Tokyo : Temannya Bubur Tidak Lagi Hanya Suwiran Ayam dan Kerupuk

Bicara bubur, yang pertama paling mungkin muncul di benak banyak orang adalah bubur ayam, bubur yang diatasnya ditaburi suwiran ayam, dan dilengkapi dengan bawang goreng dan kerupuk. Iya kan?

Saya pun demikian.

Namun, belakangan, gambaran tersebut berubah sejak diperkenalkan pada Bubur Tokyo. Ibu kumendan rumah dan si Kribo lah yang mengajak saya menikmati bubur yang satu ini sekitar tahun yang lalu.

Agak pesimis juga saat pertama kali mendengar namanya. Bukan sesuatu yang baru kalau di dunia perkulineran Bogor, muncul nama-nama brand yang terdengar bombastis, tetapi terkadang setelah diicip mengecewakan.

Namun, melihat semangat kedua orang tersayang itu, saya memutuskan untuk memenuhi ajakan dan mencobanya.

Gerai Bubur Tokyo di Jalan Soleh Iskandar

Rasa pesimis sempat menyeruak ketika melihat gerainya. Hanya di pinggir jalan Soleh Iskandar dan sekedar berbentuk warung tenda saja.

Namanya yang keren dan terkesan modern karena memungut nama ibukota Negeri Sakura tidak sesuai dengan tampilan outletnya yang mirip dengan warung tenda. Hanya saja, keingintahuan di hati akhirnya menang.

Rasa penasaran ingin tahu mengapa dua orang kesayangan yang pengalamannya mencicipi kuliner Kota Hujan sudah banyak sekali mau mengajak berkuliner ke sini.

Dan akhirnya, sekarang Bubur Tokyo menjadi salah satu sarapan favorit saya dan keluarga.

Tamago atau telur di Bubur Tokyo

Kok bisa? Ya, karena ternyata selain unik, rasanya juga enak dan tidak mengecewakan.

Uniknya adalah berbeda dari bubur ayam biasa, bubur yang disajikan Bubur Tokyo memberikan banyak pilihan topping kepada pembelinya.

Pembeli bisa memilih ayam, daging, udang, dan beberapa macam topping lainnya.

Buburnya sendiri mendapatkan tambahan spesial berbau ‘Jepang’, yaitu lembaran nori (rumput laut kering) yang dipotong tipis-tipis, pangsit, cakue, bawang goreng dan potongan bawang daun. Beda sekali dari bubur ayam biasa.

Rasanya enak? Enak kok, setidaknya untuk kami sekeluarga. Meski, tentunya, berbeda sekali dengan cita rasa yang biasa ditemui di Bogor.

Suasana di Bubur Tokyo Bukit Cimanggu City, depan Marcopolo Water Park

Saya sendiri tidak tahu apakah bubur di Bubur Tokyo sama dengan bubur yang dijual di sana. Maklum, lah saya belum pernah makan bubur di ibukota Jepang itu. Namun, rasanya, adanya bubur dengan topping dan ramuan yang tidak umum, untuk ukuran Bogor ini, menjadi satu pilihan sendiri bagi yang butuh variasi makanan saat sarapan.

Harganya juga terjangkau, meski jelas lebih tinggi dari bubur yang banyak dijual di Kota Hujan, tetapi seimbang sekali dengan rasanya.

Sejauh ini, kami sekeluarga sudah mengunjungi dua gerai mereka, yaitu yang berada di Jalan Soleh Iskandar dan yang baru saja beroperasi di Bukit Cimanggu City, pas depan Marcopo Water Adventure.

Dua gerai lainnya yang belum kami coba ada di Jalan Pandu Raya (Ahmad Adnawijaya) dan foodtruck.

Nah, kalau Anda ingin mencoba sesuatu yang baru dan agak berbeda saat sarapan, mungkin Bubur Tokyo ini bisa menjadi salah satu opsi.

Kalau mau ya, tidak maksa loh!

Mari Berbagi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Menu Sebelah Wajib Coba