Papan Keterangan Berbeda Isi di Taman “Bhinneka” Sudjana Kassan

Dua Papan Keterangan Beda Isi di Taman Soedjana Kassan

Bila Anda bermain di Kebun Raya Bogor, masuk dari Pintu 3 di depan Lippo Kebun Raya, kemudian berjalan ke arah Utara (kanan), maka Anda akan sampai ke sebuah taman yang dikenal dengan Taman Sudjana Kassan atau Taman Lebak Sudjana Kassan.

patung dada soedjana kassan di Kebun Raya Bogor 2

Taman ini termasuk salah satu lokasi favorit pengunjung KRB, terutama bagi mereka yang membawa keluarga. Di sana terdapat ruang yang lumayan luas untuk menampung orang dalam jumlah banyak. Selain itu, di dalamnya ada “Lambang Garuda Pancasila” yang dibentuk dari tanaman perdu dan karenanya taman ini kerap disebut Taman “Bhinneka” (secara tidak resmi dikenal juga sebagai “Taman Garuda”).

Nah, sekarang, di taman tersebut sebenarnya ada satu ornamen tambahan kecil, yang pasti luput dan dianggap tidak penting karena umum ditemukan.

Ornamen itu berbentuk “papan keterangan”. Bila sebelumnya hanya ada satu, sekarang menjadi 2. Ada satu tambahan lagi.

Bedanya dari segi fisik, yang pertama, papan keterangannya berbentuk tiang dari semen, sedangkan yang kedua ditopang oleh tiang besi.

Bukan hanya fisiknya saja, tetapi isinya berbeda.

Isi dari papan pertama bercerita tentang asal usul, latar belakang dari pembuatan Taman Sudjana Kassan itu, dan lambang Garuda.

Bunyi penjelasannya seperti ini

TAMAN SUDJANA KASSAN

Taman ini dibangun pada 18 Mei 1988 sebagai penghargaan terhadap Sudjana Kassan, salah seorang kurator di Kebun Raya Bogor pada tahun 1949-1959 yang kemudian menjadi orang Indonesia pertama yang menjabat direktur Kebun Raya Bogor (1959-1969)

Selain terdapat patung Sudjana Kassan, taman ini dihiasi ornamen taman yang ditata dalam satu relief besar berbentuk Garuda Pancasila lambang Negara Republik Indonesia, sehingga taman ini disebut juga Taman Bhinneka.

Jika dilihat sejajar pandangan mata, maka tidak ada yang aneh dari penataan bentang taman ini, untuk memastikannya, cobalah Anda naik ke atas tempat yang lebih tinggi. Anda akan melihat, tanaman-tanaman yang ditata dalam satu kelompok tersebut berbentuk burung Garuda. Bentukanya sangat jelas, mulai dari kedua sayap, kepala, dan kakinya.

Dikutip dari Papan Keterangan Taman Sudjana Kassan

Papan keterangan kedua isinya tidak sama. Tulisan yang ada di dalamnya seperti di bawah ini

Pengamatan Burung

TAMAN SUDJANA KASSAN

Taman Sudjana Kassan adalah sebuah taman di area Kebun Raya Bogor yang dibangun sebagai penghargaan terhadap seorang tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia yang berasal dari Bogor, yaitu Sudjana Kassan. Taman ini dilengkapi dengan berbagai jenis tanaman hias dan pepohonan yang menjadikan taman ini sebagai salah satu tempat yang cukup populer di Kota Bogor.

Dan lokasi ini menjadi spot menarik untuk mengamati burung dari keluarga Columbidae, seperti jenis Walik Kembang (Ptilinopus melanospilus) dan juga Tekukur biasa (Spilopelia (chinensis) dan rata-rata mereka adalah burung pemakan buah.

Burung-burung pemakan buah memainkan peran penting dalam ekosistem, terutama dalam penyebaran biji-biji tanaman. Saat burung memakan buah, biji-biji dalam buah tersebut kemudian menyebar ke lokasi lain melalui feses burung. Biji yang menyebar ini kemudian dapat tumbuh menjadi tanaman baru dan membantu menjaga keragaman hayati.

Dikutip dari Papan Keterangan Pengamatan Burung di Taman Sudjana Kassan, Kebun Raya Bogor

Papan kedua ini isinya lebih menekankan pada pemberian informasi tentang jenis burung yang biasa singgah di taman tersebut. Dibandingkan yang pertama yang berisi asal usul, peran yang dimainkan papan keterangan kedua sebagai pelengkap dan pemberi informasi.


Ada sedikit catatan tentang kedua papan keterangan ini. Isinya agak berbeda dengan yang terdahulu. Salah satu perbedaan ada pada sisi ejaan.

Nama yang tercantum adalah Sudjana Kassan yang merupakan ejaan baru dibandingkan nama sebenarnya yaitu Soedjana Kassan (ejaan “u” masih “oe” – ejaan lama). Perbedaan yang mungkin tidak begitu signifikan, meski karena hal ini menyangkut nama, ada baiknya tidak ada perubahan sedikitpun pada sisi ejaan.

Begitu juga dengan tanggal dibangun dimana situs resmi Kebun Raya Bogor menyebutkan tanggal 18 Mei 1985 dan bukan 1988. (Lihat : Taman Soedjana Kassan)

Terlepas dari semua itu, kehadiran dua papan keterang di tempat yang sama, tentu saja, sangat bermanfaat. Dengan begitu, maka para pengunjung bisa mengetahui, bukan hanya sejarah tetapi juga tentang yang bisa mereka temukan di sana.

Pernah bermain ke taman yang satu ini?

Mari Berbagi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.