Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor

Istilah SSA sedang ngetop, atau kerennya happening dan bikin heboh warga Kota Bogor! Apa sih SSA itu? Bukan, SSA bukan nama grup band. Bukan pula nama penyanyi. SSA itu adalah singkatan dari Sistem Satu Arah, lengkapnya Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor.

Istilah ini terkait dengan kebijakan baru tentang berlalu lintas di dalam Kota Bogor yang dikeluarkan oleh Pemda Kota Bogor.

Beberapa hari yang lalu, Walikota Bogor mengumumkan keputusan mereka untuk melakukan uji coba sistem berlalu lintas ini mulai Jum’at, 1 April 2016 hingga Senin 4 April 2016. Persiapan ke arah uji coba ini sedang dilakukan di empat jalan dimana sistem ini akan diterapkan.

Mengapa Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor bikin heboh?

Mengapa perubahan sistem lalu lintas saja kok bikin heboh warga Bogor? Bukankah hal yang biasa saja?

Pada kenyataannya memang sepertinya gaung pengumuman mengenai uji coba atau penerapan aturan baru ini terasa dimana-mana di Kota Hujan. Berbagai media online maupun cetak memuat berita ini sebagai headline.

Tidak mau ketinggalan, berbagai komunitas dunia maya di Facebook, Twitter dan sosmed lainnya itu membicarakan hal ini.

Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor memang sudah direncanakan sejak tahun yang lalu, 2015. Reaksinya beragam, seperti biasa, ada yang pro dan kontra. Bahkan sempat pula mendapat reaksi penentangan dari supir angkutan perkotaan alias angkot.

Cukup lama pembahasan tentang SSA Seputar Kebun Raya Bogor ini. Jadwal pemberlakuannya pun sempat berubah dari semula Januari 2016 akhirnya mundur sampai 1 April 2016.

Jadi kepastian pengumuman tentang pemberlakukan arus lalu lintas satu arah di sekeliling Kebun Botani Pertama di Asia Tenggara ini sudah lama menjadi topik di Kota Bogor.

Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor
Jalan Jalak Harupat, 2015

Mengapa warga Bogor seperti menaruh perhatian sangat besar pada penerapan Sistem Satu Arah di Seputar Kebun Raya Bogor ini?

Jawabnya, karena Kebun Raya dan Istana Bogor adalah pusat atau inti dari Kota Bogor. Bukan hanya dalam cerita sejarah, tetapi juga dalam kehidupan di masa kini. Kedua cagar budaya Bogor dan Indonesia itu masih tetap merupakan kawasan inti kota yang pernah terkenal dengan talasnya ini.

Paling tidak arus kendaraan di 4 buah jalan akan mengalami perubahan. Jalan-jalan tersebut adalah

  • Jalan Pajajaran
  • Jalan Otto Iskandardinata
  • Jalan Jalak Harupat
  • Jalan Juanda

Nah, yang buat heboh warga Kota Bogor adalah karena keempat jalan ini merupakan jalan-jalan vital. Puluhan ribu orang dan kendaraan melalui jalan-jalan ini untuk bersekolah, bekerja atau ke berbagai tempat lainnya.

Belum lagi karena sebagai area pusat, berbagai jalan lainnya yang terhubung dengan ke-4 jalan ini juga akan mendapat imbasnya. Belasan rute angkot juga harus disesuaikan dengan sistem lalu lintas yang baru ini.

Jadi secara langsung, banyak sekali warga Kota Bogor yang aktifitasnya akan terpengaruh dengan penerapan Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor ini.

Bagaimana Arus Lalu Lintas Setelah Penerapan Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor? Apa efeknya?

Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor
Jalan Otto Iskandardinata (Otista)

Nah, sebelum itu bayangkan bahwa ke-4 jalan yang sudah disebutkan di atas tadi, saat ini berlaku dua arah. Dengan kondisi dua arah, tidak heran banyak sekali titik macet di ke-empatnya.

Setelah uji coba Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor, maka semuanya menjadi SATU ARAH saja! Bukan hanya untuk angkot tetapi untuk semua jenis kendaraan.

Jelas penerapan sistem ini akan membawa perubahan terhadap kebiasaan berlalu lintas di kotanya IPB ini.

Bagaimana arus lalu lintas di sekitar Kebun Raya Bogor setelah SSA diberlakukan?

Arus lalu lintas di keempat jalan ini akan berubah menjadi searah dengan jarum jam. Kalau diurutkan maka urutan jalannya menjadi seperti di bawah

  • Jalan Juanda
  • Jalan Jalak Harupat
  • Jalan Pajajaran
  • Jalan Otto Iskandardinata (Otista)
  • —kembali ke Jalan Juanda dan seterusnya berulang

Kalau diilustrasikan :

Ilustrasi 1:

Bila ingin ke Balaikota dari arah Warung Jambu (Bagian Utara Bogor) melalui Jalan Sudirman, saat ini, semua kendaraan bisa langsung berbelok ke arah kanan. Posisi Balaikota sangat dekat dengan pertigaan Jalan Juanda dan Jalan Jalak Harupat. Begitu juga ada angkot no 07 Merah yang berbelok ke arah Jalan Juanda.

Setelah penerapan Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor ini, maka hal tersebut tidak bisa lagi dilakukan. Kendaraan tidak boleh berbelok ke kanan dan hanya bisa ke kiri saja.

Hal ini berarti, kendaraan untuk menuju Balaikota harus mengelilingi Kebun Raya Bogor terlebih dahulu.

Ilustrasi 2:

Bila anda ingin ke Jalan Suryakencana dari Stasiun Bogor, biasanya di pertigaan Jalan Kapten Muslihat dan Jalan Juanda, angkot no 02 Merah langsung berbelok ke kanan.

Hal tersebut tidak bisa lagi dilakukan.

Angkot 02 Merah harus berbelok ke kiri dan mengeliling Kebun Raya dahulu sebelum mencapai Jalan Suryakencana.

Kira-kira begitulah ilustrasinya.

Catatan : Ada perkecualian untuk Jalan Pajajaran. Jalan Pajajaran masih dua jalur. Bedanya dari arah Baranangsiang, saat ini kendaraan bisa berbelok ke Jalan Jalak Harupat (pertigaan depan Taman Perlintaan Bogor). Setelah SSA SKRB, tidak bisa lagi dilakukan.

Padahal rute ini yang tercepat untuk mencapai Jalan Sudirman.

Perubahan Rute Angkot Setelah Uji Coba Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor

Jalan Pajajaran Bogor
Jalan Pajajaran , 2015

Perubahan Rute Angkot Saat Uji Coba SSA Seputar Kebun Raya

Belum ada perubahan rute resmi. Hal ini karena pada 1 April 2016 hingga 4 April 2016 nanti, penerapan sistem ini masih dalam tahap uji coba.

Kalau hasilnya dianggap memuaskan, maka sistem SSA ini akan terus dilanjutkan. Sebaliknya kalau dianggap belum memuaskan, maka akan dihentikan sementara untuk dievaluasi.

Oleh karena itu secara resmi belum ada perubahan yang pasti tentang rute angkot. Hanya sudah ada pemberitahuan rute angkot selama 4 hari uji coba sistem SSA Seputar Kebun Raya itu.

Beberapa rute angkot yang mengalami perubahan adalah sebagai berikut :

PETA LINTASAN TRAYEK ANGKUTAN KOTA DENGAN PENERAPAN SSA – KRB

TRAYEK O1 :

Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya Bogor Trayek 01Berangkat :
Cipinang Gading – Cipaku – Pahlawan – Empang – Juanda – Paledang – Kapten Muslihat – Veteran – Perintis Kemerdekaan – Terminal Merdeka

Pulang :
Terminal Merdeka – Semeru – Mawar – Merdeka – MA Salmun – Mayor Oking – Kapten Muslihat – Dewi Sartika – Gg. Mekah – Gedong Sawah – Juanda – Jalak Harupat – Pajajaran – Otista – Surya Kencana – Siliwangi – Lawang Gintung – Cipaku – Cipinang Gading
TRAYEK O2 :
Berangkat
Sukasari – Lawang Gintung – Pahlawan – Empang – Juanda – Paledang – Kapten Muslihat – Veteran – Gunung Batu – Sindangbarang – Sindangbarang Pilar – Jl. R1 – Terminal Bubulak
Pulang
Terminal Bubulak – Jl. R1 – Sindangbarang Pilar – Sindangbarang – Gunung Batu – Veteran – Perintis Kemerdekaan – Dr. Semeru – Mawar – MA. Salmun – Mayor Oking – Kapten Muslihat – Juanda – Jalak Harupat – Pajajaran – Otista – Surya Kencana – Siliwangi – Sukasari
TRAYEK O3 :
Berangkat
Baranangsiang – Bangka – Otista – Juanda – Kapten Muslihat – Veteran – Gunung Batu – Sindangbarang – Sindangbarang Pilar – Jl. R1 – Terminal Bubulak

Pulang
Terminal Bubulak – Jl. R1 – Sindangbarang Pilar – Sindangbarang – Gunung Batu – Veteran – Perintis Kemerdekaan – Dr. Semeru – Mawar – Merdeka – MA. Salmun – Mayor Oking – Kapten Muslihat – Dewi Sartika – Gg. Mekah – Gedong Sawah – Juanda – Jalak Harupat – Jl. Salak – Pajajaran – Sambu – Baranangsiang
TRAYEK O5 :

Berangkat
Cimahpar – Jl. Sancang – Jl. Kumbang – Jl. Lodaya – Jl. Otista – Ramayana
Pulang
Ramayana – Juanda – Jalak Harupat – Jl. Pangrango – Jl. Lodaya – Jl. Kumbang – Jl. Sancang – Cimahpar
TRAYEK O6 :
Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya BogorBerangkat
Ciheuleut – Pajajaran – Sambu – Jl. Bangka – Jl. Otista – Ramayana
Pulang
Ramayana – Juanda – Jalak Harupat – Pajajaran – Ciheuleut
TRAYEK O7 :

Beberapa kemungkinan rute mengingat trayek ini ada kemungkinan menjalani beberapa rute yang berbeda.

Rute 1
Berangkat / Pulang
Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya 07Ciparigi – Jl. Raya Pemda – Kedunghalang – Simpang Talang – Warung Jambu – Jl. A. Yani – Sudirman – Jalak Harupat – Pajajaran – Otista – Juanda – Sudirman – Pemuda – Dadali – Warung Jambu – Simpang Talang – Kedunghalang – Jl. Raya Pemda – Ciparigi

Rute 2
Berangkat
Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya BogorCiparigi – Jl. Raya Pemda – Kedunghalang – Simpang Talang – Warung Jambu – Jl. A. Yani – Air Mancur – Jl. R.E Martadinata – Jl. Merdeka – Terminal Merdeka
Pulang
Terminal Merdeka – Dr. Semeru – Mawar – Merdeka – Kapten Muslihat – Juanda – Sudirman – Pemuda – Dadali – Warung Jambu – Simpang Talang – Jl. Raya Pemda – Ciparigi

Rute 3
Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya 04Berangkat / Pulang
Ciparigi – Jl. Raya Pemda – Simpang Talang – Warung Jambu – Jl. A. Yani – Sudirman – Pemuda – Dadali – Warung Jambu – Simpang Talang – Jl. Raya Pemda – Ciparigi
TRAYEK O8 :

Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya 06Berangkat
Warung Jambu – Pajajaran – Otista – Ramayana
Pulang
Ramayana – Juanda – Jalak Harupat – Jl. Salak – Pajajaran – Warung Jambu
TRAYEK O9
Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya BogorBerangkat

Ciparigi – Jl. Pembangunan (Kopem) – Jl. Kedunghalang – Warung Jambu – Pajajaran – Sukasari
Pulang

Sukasari – Pajajaran – Warung Jambu – Jl. Kedunghalang – Jl. Pembangunan (Kopem) – Kedunghalang
TRAYEK 10 :
Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya 09Berangkat
Bantarkemang – Pajajaran – Siliwangi – Lawang Gintung – Pahlawan – Empang – Juanda – Paledang – Veteran – Perintis Kemerdekaan – Terminal Merdeka
Pulang

Terminal Merdeka – Semeru – Mawar – Merdeka – MA. Salmun – Mayor Oking – Kapten Muslihat – Juanda – Jalak Harupat – Pajajaran – Otista – Surya Kencana – Siliwangi – Pajajaran – Bantar Kemang
TRAYEK 11 :

Berangkat
Pajajaran Indah – Jl. Pajajaran – Sambu – Bangka – Otista – Pasar Bogor
Pulang
Pasar Bogor – Jl. Roda – Gg. Aut – Siliwangi – Sukasari III – Pajajaran – Pajajaran Indah
TRAYEK 13 :
Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya 08Berangkat

Bantar Kemang – Pajajaran – Sambu – Bangka – Otista – Ramayana
Pulang
Ramayana – Juanda – Jalak Harupat – Pajajaran – Bantar Kemang
TRAYEK 21 :

Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya 03Berangkat

Baranangsiang – Pajajaran (berputar di Tugu Kujang) – Pajajaran – Tajur – Ciawi
Pulang

Ciawi – Tajur – Pajajaran – Baranangsiang
TRAYEK 23 :

Sistem Satu Arah Seputar Kebun Raya 05Berangkat

Ramayana – Juanda – Jalak Harupat – Salak – Taman Kencana – Cermai – Cermai Ujung – Pasar Jambu Dua – Warung Jambu
Pulang

Warung Jambu – Achmad Adnawijaya – Simpang Marwan – Kumbang – Lodaya – Pajajaran – Otista – Ramayana

 

——-

Perubahan ini juga dipastikan akan berefek pada Lovely Bogor. Jelas sekali.

Beberapa petunjuk jalan, seperti cara menuju Kebun Raya, cara menuju Hotel Salak dan beberapa lainnya harus ditinjau ulang menyesuaikan dengan rute lalu lintas yang baru.

Hal itu akan dilakukan sedikit demi sedikit hingga pada  1 April nanti pembaca bisa mendapat panduan rute baru.

Untuk saat ini, paling tidak begitulah yang bisa diinformasikan. Kalau bisa mohon bantuan juga untuk memberitahukan kepada teman, saudara yang berniat pergi ke Bogor bulan depan untuk memperhatikan perubahan rute ini.

Terima kasih sebelumnya.

4 COMMENTS

  1. maaf, saya mau tanya.. dari stasiun bogor ke warung jambu sebaiknya naik angkot apa ya? terima kasih..

    • Naik angkot no 07 merah saja dr depan stasiun

  2. Menurut saya tujuan ssa ini bagus, namun eksekusinya belum. Jl. Jalak harupat terlalu sempit menampung kendaraan dari jl.juanda & jl sudirman.
    Masterplane nya krang matang, sehingga bnyak trayek angkot yg berbenturan.
    Klau saya boleh kasih ide. Kenapa tidak menggabungkan saja bbrapa trayek angkot sperti 02 & 03 , 10 & 13 , 01&09 06&11 dsb. Dan mulai membatasi jumlah unit angkot pertrayek serta membuat trayek baru. Karena yg saya tahu angkot d Bogor ini tidak menjangkau semua area di Bogor.
    Khusus untuk kemacetan jl.kapten muslihat, pemkot bisa memanfaatkan jl.paledang , jl.nyi raja permas (jika di aktifkan kembali) memutar sampai jl. Dewi sartika untuk tempat ngetem angkot. Nantinya supaya tidak ada angkot yang boleh ngetem sepanjang jl kapten Muslihat.
    Sebelumnya terimakasih pak Anton saya boleh comment disini..!

    Note: Jl.Nyi raja permas sekarang banyak pkl dan sedikit pejalan kaki dampak pemindahan loket krl stasiun Bogor.

    • Saya sependapat sama si akang. SSA hanyalah satu faktor dari sekian banyak hal yang harus diurai untuk membuat lalu lintas di Bogor lebih teratur.

      Mudah-mudahan ada pejabat yang baca saran si akang sehingga bisa dijadikan masukan

LEAVE A REPLY