Agak berbeda. Minggu yang lalu memang agak berbeda dibandingkan beberapa waktu yang lalu. Penasaran juga apa alasannya. Tetapi, kali ini sang hantu sendirian.

Biasanya mereka tampil di ajang Car Free Day dalam kelompok. Yang walaupun masing-masing berdiri terpisah, tetapi kawanan hantu ini terkumpul di satu lokasi tertentu, yaitu di bawah pohon kenari yang besar.

Coba lihat foto-foto kawanan “hantu” yang diambil beberapa waktu yang lalu.

Penampakan Menyeramkan di Car Free Day BogorPenampakan Menyeramkan di Car Free Day BogorPenampakan Menyeramkan di Car Free Day Bogor

Paling tidak seharusnya ada satu kuntilanak gendut, satu pocong dewasa, dan satu pocong anak kecil.

Heran juga kenapa kali ini hanya satu saja yang hadir. Memang sih, sudah beberapa waktu penampakan mereka tidak ditemukan. Sepertinya baru kali ini mereka menampakkan dirinya lagi.

Mungkinkah uang urunan yang diberikan mereka yang berfoto dengan para hantu sudah mencukupi sehingga tidak memerlukan para hantu keluar dari sarangnya? Mungkinkah justru karena para pengunjung CFD sudah bosan dengan kehadiran mereka?

Ataukah? Mungkin kehadiran mereka tidak disukai karena menakutkan. Beberapa waktu lalu, ketika foto-foto kelompok hantu ini diposting di salah satu komunitas warga Bogor di Facebook, ada komentar yang mencela kehadiran para hantu. Kehadiran mereka dianggap membuat takut anak kecil.

Yang memberikan komentar kebetulan juga memanfaatkan ajang CFD untuk berdagang juga. Katanya kehadiran para kuntilanak dan pocong ini membuat anaknya tidak mau ikut lagi. Jadi, memang ada kemungkinan banyak anak yang cukup takut melihat penampakan menyeramkan seperti ini.

Tetapi, apakah itu alasannya? Persaingan usaha? Entahlah, karena seperti biasa saya tidak bertanya. Toh, kalau bertanya juga, sang hantu pastinya tidak akan menjawab.

Jadi, biarlah sang hantu sendirian dan menjalankan tugasnya, memberikan warna kepada ajang CFD Bogor. Itu yang terpenting.

4 COMMENTS

  1. kalau yang hadir cuma satu orang itu artinya….teman2nya pada tugas malam hari pak…. 🙂

    sebenarnya mereka harus berkreasi Pak..misalnya pakai kostum warna pink…. tidak harus pakai warna putih terus….agak pengunjung lebih tertarik…

    trus mestinya merka harus pakai pose berbeda pada setiap penampakan mereka, misalnya sedang membaca buku,,,sehingga kehadirannya akan menjadi lebih unik.

    tolong di bilang ke mereka yach pak saran saya,,,siapa tahu akan meningkatkan rezeki mereka.

    • Wakakaka.. tugas malam hari ketemu yg asli yah… hahahaha

      Okay ntar sarannya saya sampaikan kalau ketemu lagi deh

  2. kenapa tak coba di wawancarai saja pak..

    siapa tahu mereka juga punya pendapat sendiri..
    dan siapa tahu mereka butuh tempat menuangkan aspirasi..

    toh mereka juga penghuni setiap ajang CFD di lakukan..

    siapa tahu nanti bisa jadi aspirasi artikel baru..

    penasaran juga pendapat mereka, sebagai minoritas di acara CFD bogor..

    • Seharusnya begitu.. tapi naluri jurnalistik saya memang belum terasah. Lagi pula perhatian waktu itu sedang terfokus pada lomba drum band, jadi memang terlalu banyak yang harus diliput.

      Hasilnya ya begitu. Jadi, maybe next time saya akan coba berbicara langsung dengan mereka.

LEAVE A REPLY