Curug Cigamea Desa Gunung Sari Bogor
Penampakan si Sexy Curug Cigamea dari Pintu Masuk Lokasi

Curug Cigamea bisa diibaratkan seorang perawan desa yang sangat sexy dan malu-malu. Paling tidak itu kesan pertama ketika melihat penampakannya kalau dilihat dari sebuah posisi tidak jauh dari pelataran gerbang masuknya.

Perhatikan saja foto di atas. Begitulah wujudnya dari kejauhan.

Curug atau air terjun yang berada di dalam Obyek Wisata Gunung Salak Endah ini memang sudah sejak lama dikenal oleh para wisatawan. Bukan hanya turis lokal tetapi juga banyak turis asing yang menjadikannya sebagai lokasi tujuan.

Seperti apa sih sebenarnya penampakannya bila dilihat dari dekat? Mengapa bisa membuat banyak orang mengidolakannya?

Kalau begitu, mari saya ajak Anda sejenak berkunjung ke Curug Cigamea atau Air Terjun Cigamea dalam tulisan ini.

Curug Cigamea Terdiri Dari Dua Buah Air Terjun

Curug Cigamea Bogor
Dua Buah Air Terjun di Curug Cigamea

Inilah penampakan duo sexy di lokasi Curug Cigamea.

Dua? Ya, dua!

Di dalam lokasi air terjun ini memang terdapat dua buah air terjun yang masing-masing memiliki kecantikannya sendiri-sendiri. Keduanya memiliki karakter yang berbeda.

Curug Cigamea dengan Kolam di bawahnya
Si Sexy Curug Ciganea pertama

Curug Cigamea I

Saya sebut saja demikian untuk mempermudah penulisan.

Air terjun yang pertama memiliki sebuah kolam kemana air tertumpah di bawahnya. Ketinggiannya kurang lebih 45-50 Meter.

Kolamnya sendiri tidak seberapa lebar. Pengunjung tidak dapat berenang disini karena banyak bebatuan di dalamnya. Meskipun demikian, kolam ini cukup dalam.

Pengunjung tidak diperkenankan melintasi batas yang sudah diberikan. Pengelola lokasi telah memasang tali pembatas dimana pengunjung tidak diperkenankan untuk melewatinya.

Meskipun demikian, pengunjung diperbolehkan berendam dan bermain air di luar batas.

Curug Cigamea II

Curug Cigamea Kabupaten Bogor
Curug Cigamea II

Berbeda dengan Curug Cigamea I dimana air seperti mengalir ke satu titik, di air terjun kedua air seperti jatuh secara menyebar.

Air terjun ini terletak 20-30 meter saja dari yang pertama.

Ketinggian keduanya kurang lebih sama, yaitu antara 45-50 meter. Tidak terdapat kolam di bawahnya.

Di depan lokasi ini terdapat bebatuan besar yang menjadikannya cocok sebagai tempat mengambil foto yang sangat indah.

Butuh Perjuangan Untuk Mendekatinya

Mendekati “kembang desa nan sexy” tidak akan pernah mudah. Pasti akan selalu ada tantangan yang harus ditempuh bagi peminatnya.

Kira-kira tantangan apa saja yang dihadapi wisatawan untuk menuju ke lokasi air terjun.

Tantangan Termudah !

Curug Cigamea Gunung Bunder Bogor
Jalan Setapak di Curug Cigamea

Foto ini mewakili tantangan paling gampang yang harus ditempuh oleh wisatawan yang hendak menikmati keindahan Curug Cigamea.

Jarak antara pelataran parkir hingga ke lokasi curug ada diantara 800-900 meter. Tidak terlalu jauh sebenarnya.

Ketika berangkat, tantangannya tidak seberapa berat. Jalan setapak yang tersedia menuju lokasi sangat rapi dan teratur. Yang pasti jalan menurun, sehingga tidak menguras tenaga.

Anda hanya harus memperhatikan kecepatan turun saja. Kalau terlalu cepat, maka bisa jadi Anda akan tersandung. Bila di hari hujan, jalan setapak akan menjadi licin.

Nah, masalahnya ada ketika Anda hendak kembali menuju tempat parkir. Jalanannya menanjak sejauh 800-900 meter.

Bukan sebuah hal yang menyenangkan untuk melakukan hal tersebut. Pastikan bahwa Anda mengatur nafas dan tidak terburu-buru.

Tantangan Beratnya ?

Curug Cigamea Kabupaten Bogor
Jalan Menuju Curug Cigamea

Meskipun banyak tulisan di internet mengatakan jarak yang harus ditempuh ke Curug Cigamea “sangat” dekat, saya hanya ingin menyodorkan fakta sebagai berikut :

  1. Jarak yang harus ditempuh dari Jalan Soleh Iskandar Bogor ke arah lokasi adalah 36 kilometer. Kira-kira jarak ini sama dengan angka bila diukur dari pusat kota Bogor
  2. Jalur ke arah Barat Bogor merupakan salah satu akses dengan tingkat kemacetan tinggi, terutama di wilayah Dramaga dan Ciampea

Waktu yang Anda harus habiskan di atas kendaraan akan cukup lama tergantung darimana Anda berangkat, tingkat kemacetan jalan dan jenis kendaraan yang dipergunakan.

Kalau dari Jalan Soleh Iskandar dengan sepeda motor, saya membutuhkan waktu kuran glebih 1 jam 20 menit.

Ini yang terberat, terutama ketika Bogor sedang macet-macetnya jarak tersebut bisa harus ditempuh dalam 2-3 jam.

Panduan arah dan angkutan yang dipergunakan bisa dilihat di akhir tulisan.

Apa Yang Bisa Dilakukan Dan Dinikmati Di Curug Cigamea?

Sudah jauh-jauh berkendara dan menempuh kemacetan Bogor yang terkenal itu, tentu tidak akan menyenangkan bila tidak mendapatkan apapun. Bukankah begitu, kawan?

Mari kita lihat apa yang bisa si sexy berikan kepada Anda

Fotografer : 

Curug Cigamea II
Pemandangan Curug Cigamea II bila dilihat dari samping

Kalau seorang fotografer tidak bisa menghasilkan foto-foto yang indah di Curug Cigamea, mungkin harus dipertanyakan ke-fotografer-annya.

Saya saja yang amatir bisa menghasilkan foto-foto seperti ini.

Lingkungan alam disana meski sudah tersentuh manusia, sebagian besar masih tetap seperti apa adanya. Kehijauan yang menyelimutinya bisa dipastikan akan mempesona siapapun yang melihatnya.

Penggemar Main Air :

Kolam Curug Cigamea Bogor
Kolam Curug Cigamea Bogor

Dilarang melewati batasan yang ada tidak berarti tidak bisa basah-basahan.

Kolam yang ada masih menyisakan ruang cukup untuk berendam. Itupun kalau Anda kuat karena airnya sangat dingin.

Belum lagi aliran air dari kolam akan membentuk sungai yang tidak diberikan batas. Para pengunjung yang datang ke Curug Cigamea, salah satu tujuannya adalah bermain air dingin di kolam ini.

Yang perlu diperhatikan hanyalah tetap berhati-hati karena bebatuannya cukup licin. Jangan sampai terpeleset dan terbentur.

Penggemar Jogging :

Tangga Di Curug Cigamea

Tangga Di Curug Cigamea

Silakan tes kemampuan badan dan kaki Anda untuk berulang kali menaiki tangga dari dan menuju ke lokasi air terjun.

Berapa kali Anda bisa melewatinya?

Jarak sekali jalan dari tempat parkir ke curug-nya sekitar 800 meteran. Tidak menjadi sebuah masalah kalau jalurnya datar dan lurus, tetapi jalan yang menuju ke air terjun kembar itu adalah jalan menanjak.

Di saat berangkat, enak rasanya karena menurun, tetapi ketika hendak kembali, amboiiiii rasanya. Kaki rasanya pegal dan terbakar. Apalagi jika tenaga sudah dihabiskan untuk bermain air di kolam.

Untungnya ada beberapa tempat istirahat di sepanjang jalan.

Yang Sedang Jatuh Cinta :

Curug Cigamea Bogor

Kalau Anda tidak bisa menjadi puitis melihat pemandangan-pemandangan seperti ini, mungkin Anda tidak sedang benar-benar jatuh cinta.

Suasananya sangat syahdu dan melankolis. Apalagi ketika angin berhembus. Butiran-butiran air akan memenuhi udara dan membuat suasana menjadi romantis.

Asal tidak terlalu ramai, curug Cigamea bisa menjadi tempat yang OK untuk “nembak” gebetan. Coba saja sendiri.

Yang perlu dipastikan hanyalah, apakah sang gebetan sudah punya pasangan atau belum. Jangan sampai pas diterima, suami atau pacarnya datang dan marah-marah.

Curug Cigamea Bogor
Embun yang menutupi udara karena tertiup angin

Romantis banget lah.

Saya, seorang blogger bisa menghasilkan sebuah tulisan yang cukup panjang. Kalau Anda benar sedang bersama kekasih, maka seharusnya tidak terlalu sulit membuat 3-4 puisi untuk langsung disampaikan padanya.

Penggemar Selfie :

Curug Cigamea Bogor

Anda akan sangat menyesal kalau tidak membawa tongsis. Banyak posisi dimana Anda bisa membuat foto yang spektakuler dan akan mengundang “Like” atau “Share”.

Juga pastikan Anda sudah berdandan yang cukup agar, keindahan si sexy tidak menutupi pesona Anda.

Ada beberapa spot di Curug Cigamea terutama di dekat air terjun kedua (yang tidak ada kolamnya) yang sangat bagus untuk dijadikan background foto. Terutama, karena di depannya ada batu menonjol dan bisa menjadi tempat berdiri siapapun yang mau berfoto.

Masalahnya cuma satu, kalau angin berhembus, embun akan menutupi lensa kamera dan agak repot harus mengelap kaca atau lensa.

BTW, overall, secara keseluruhan curug ini termasuk yang fotogenik dan bisa menghasilkan foto yang bagus.

Penggemar Pijat :

Spa Ikan Di Curug Cigamea
Spa Ikan

Ingin merasakan pijatan? Bukan oleh ahli pijat tetapi dilakukan oleh ratusan ikan kecil di dalam kolam. Entah bagaimana rasanya, katanya sih geli-geli enak, tetapi saya tidak mencoba.

Silakan nikmati spa ikan. Harganya murah hanya Rp. 5.000.- hingga 10.000 tergantung pada lamanya Anda.

Ada beberapa Spa ikan di lokasi.

Nah, kira-kira itu yang bisa dilakukan di lokasi wisata Curug Cigamea.

Harga Tarif Masuk dan Fasilitas

Curug Cigamea Bogor
Gerbang Masuk Curug Cigamea
  • Harga Tarif Masuk : Rp 9.000.-/orang
  • Asuransi pengunjung : Rp. 1.000.-/orang
  • Parkir Motor : Rp. 5.000.-/motor

Fasilitas :

Curug Cigamea Bogor
Warung Di Curug Cigamea
  • Toilet – Rp. 3.000.-/orang
  • Musholla : tersedia di beberapa tempat
  • Rumah Sewa : Anda bisa menyewa beberapa saung yang ada di lokasi
  • Lapangan parkir motor dan mobil
  • Warung dan Penjual Makanan bisa ditemukan di sepanjang jalan menuju lokasi curug dan di dekat air terjun. Perhatikan harga lebih tinggi dari harga biasa.

Panduan Menuju Curug Cigamea 

Curug Cigamea Bogor

Gerbang Lokasi Wisata Gunung Salak Endah

Alamat Curug Cigamea : Jalan Curug Cigamea, Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor

Dengan Kendaraan Umum :

  • Dari Stasiun Bogor : Pergunakan Angkot 03 Merah yang bisa ditemukan di seberang stasiun Bogor. Pergunakan Jembatan Penyeberangan Orang. Jangan Naik yang di depan pintu keluar karena menuju ke arah terminal Baranangsiang. Angkot akan menuju ke Terminal Laladon.
  • Dari Terminal Baranangsiang : bisa pergunakan angkot 03 Merah juga. Hanya ada satu lagi pergunakan Bis Trans Pakuan dari halte terdekat. Bis ini akan membawa Anda ke Terminal Bubulak.

Nah, sesampainya Anda di entah terminal Laladon atau Bubulak, cari angkot no 05 Biru tujuan Leuwiliang atau Jasinga.

Saya ulangi Leuwiliang atau Jasinga. Jangan naik yang jurusan Kampus Dalam atau Ciampea.

Mintalah berhenti di pertigaan Cibatok. Katakan pada supirnya Anda hendak ke Curug Cigamea, mereka pasti sudah sangat paham. Tergantung kemacetan perjalanan akan berkisar antara 1/2 – 1 jam (bisa lebih juga)

Di pertigaan Cibatok, Anda akan melihat angkot no 52 dengan cat biru menunggu di pertigaan. Ini satu-satunya angkot menuju ke atas.

Tanyakan apakah trayek mereka sampai ke curug karena banyak yang tidak sampai ke lokasi. Kalau tidak berhenti di lokasi, Anda akan berjalan cukup jauh.

Setelah itu tinggal duduk dan sampai ke lokasi wisata Gunung Salak Endah. Lumayan lama karena jaraknya sekitar 18 kilometer.

Dengan Kendaraan Pribadi :

Untuk mempersingkat penjelasan, arahkan kendaraan Anda menuju ke Jalan Raya Dramaga. Kalau belum jelas bisa lihat panduan menuju Ke Kampus IPB Daamaga. Arahnya sama.

Lalu berhentilah di pertigaan Cibatok, akan ada papan penunjuk di sebelah kiri jalan untuk menuju ke Lokasi Wisata Gunung Salak Endah. Perlahanan kendaraan Anda karena hal itu berarti pertigaan Cibatok sudah dekat.

Berbeloklah ke arah kiri dan ikuti saja jalan ini. Ada beberapa petunjuk ke arah lokasi.

Tips Berwisata di Curug Cigamea

Tips berwisata di Curug Cigamea

Beberapa tips dari saya, untuk Anda yang hendak berwisata ke Curug Cigamea

  • Pergunakan Sepatu Kets. Jangan pergunakan sepatu berhak tinggi akan membuat Anda sulit menyusuri jalan setapak ke lokasi air terjun
  • Bawa barang seperlunya. Perlengkapan yang tidak diperlukan bisa disimpan di mobil. Tidak akan menyenangkan membawa beban di punggung saat menyusuri jalan setapak
  • Sepeda Motor adalah yang terbaik untuk menuju lokasi dan menembus kemacetan Bogor
  • Pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima karena jalan ke lokasi menanjak
  • Berangkat sepagi mungkin, pada saat tulisan ini dibuat Bogor sedang musim hujan. Usahakan kunjungan selesai sebelum hujan turun.
  • Jangan lupa bertanya tentang harga pada pemilik warung agar tidak kaget saat membayar
  • Jangan lupa bawa smartphone atau kamera untuk mengambil foto. Sayang kalau foto Anda dengan si Sexy tidak bisa dipamerkan di Instagram, Facebook atau Google Plus
  • Jangan buang sampah sembarangan atau mencoret-coret fasilitas. Jangan sampai si kembang desa nan sexy tercoreng karena Anda.

Kira-kira, itulah yang bisa saya sampaikan dan bantu kalau Anda ingin berwisata ke Curug Cigamea.

Sebelum tulisan ditutup, betul kan curug ini sangat “sexy” seperti kembang desa? Silakan tinggalkan komentar kalau Anda tidak berkeberatan.

8 COMMENTS

  1. indosat 10 digit

    Air terjun yang indah dan pemadangannya pun sangat asri 🙂

    • Yup mas.. memang begitu

  2. Terima kasih atas informasi yang sangat lengkap dan membuat adrenalin saya untuk seera mengunjungi si ‘sexy ‘.

    • Selamat jalan-jalan Mbak. Semoga menyenangkan.

      Lihat juga Curug Ngumpet 2 mbak.. Lokasinya tidak jauh dari si sexy

  3. kemarin sempat mampir di salahsatu rest area cipularang dan mampir di warung sunda CIGANEA. Sy baru tahu kalau nama tsb adalah sebuah tempat.

    • Iya mas… silakan berkunjung kesana mas

  4. Salut dengan tulisan anda yg lengkap mengenai informasi ini terima kasih banyak

    • Sama-sama.. semoga bermanfaat

LEAVE A REPLY