Tahukah dimana tempat lari pagi dan olahraga terbaik di Bogor? Pasti sudah lah, bukankah sudah disebutkan di dalam judulnya. Iya, menurut Lovely Bogor, tempat itu adalah Kebun Raya Bogor.

Bukan tanpa alasan dan atau hanya karena sentimen saya penggemar berat KRB, tetapi ada latar belakang yang masuk akal.

Coba saja bayangkan

Penuh dengan udara segar

Dengan ribuan pohon di dalamnya, bisa terbayangkan betapa tebal lapisan oksigen yang terkandung dalam udara di KRB? Sebuah pohon dewasa saja bisa menghasilkan oksigen cukup untuk 2 orang dewasa setahun penuh. Nah, di KRB ada ribuan pepohonan bertubuh raksasa yang tentunya sudah lebih dari “dewasa”

Polusinya rendah

Memang sekeliling KRB itu adalah jalan-jalan sibuk di Kota Bogor, tetapi, percayalah Anda tidak akan merasakan itu saat berada di dalam Kebun Botani ini.

Bisa dikata kecuali kendaraan dinas pengelola dan polusi dari motor para pedagang yang diperkenankan berjualan disana, tidak ada kendaraan lain. Tidak padat.

Belum lagi para pohon juga menyerap karbonmonoksida dari udara, jadi sebagian polusi juga sudah terhalang oleh pepohonannya sendiri.

Tidak Ramai

Lapangan Sempur memang salah satu tempat favorit di akhir pekan karena merupakan satu dari sedikit ruang terbuka publik yang ada di kota ini. Juga trotoar seputar Kebun Raya Bogor juga sebenarnya nyaman.

Tetapi, jika pada Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung yang datang luar biasa banyak. Untuk sekedar berjogging saja terasa tidak begitu nyaman karena begitu banyaknya orang.

Bandingkan dengan KRB yang, mungkin karena harus membayar Rp. 14 ribu untuk masuk, jumlah pengunjung tidak banyak. Belum lagi luas wilayahnya yang bisa dilihat di poin bawah.

Luas

Delapan puluh tujuh hektar, 87 (supaya tidak salah baca) adalah luasnya. Entah berapa kali ukuran Lapangan Sempur.

Coba saja berlari menyusuri semua jalan di KRB, pastilah dengkul rasanya lemas.

Tetapi, Kebun Raya Bogor kan bukanya jam 08.00? Namanya bukan lari pagi atau olahraga kalau jam segitu? Yah, sebenarnya olahraga tidak terikat jam juga kan. Apalagi jam 08.00 juga masih pagi.

Eniwei, baswei. KRB memang secara resmi memiliki jam operasional antara jam 08.00, tetapi ternyata karena animo para penggemar olahraga, sebenarnya mereka punya jam operasional “tidak resmi”. Pengunjung bisa datang ke KRB bahkan mulai pukul 06.00.

Hanya, biasanya ada pintu tertentu yang dibuka di luar jam resmi itu. Contohnya hari libur (bukan Minggu atau Sabtu) yang lalu, tim Lovely Bogor datang pada pukul 06.00 . Semua gerbang dan pintu memang tertutup, tetapi sebenarnya ada satu loket yang buka, yaitu di sebuah gedung dekat Balai Besar Industri Argo.

Disana ada sebuah loket dan pintu tidak resmi yang buka sejak pukul 06.00 dan pengunjung bisa memarkir motor disana. Untuk mobil, bisa diparkir di gedung-gedung sekitarnya dengan tarif Rp. 20.000. Tarif masuk KRB-nya resmi, Rp. 14.000 dan diberi tiket masuk seperti biasa.

Setelah itu, ya masuk seperti biasa bahkan sebelum jam operasional resmi. Memang tidak banyak warga Bogor yang menyadari hal ini, jadi biasanya jam segitu, pengunjung masih sangat sedikit sekali. Mereka yang hadir biasanya memang pencinta olahraga dan lari pagi yang ingin udara segar.

(Dan tentunya, penggemar motret, seperti saya dan tim Lovely Bogor yang senang karena KRB belum ramai di saat itu)

Tempat Lari Pagi dan olahraga Terbaik di Bogor , Kebun Raya 2

Percayalah. Anda akan menikmatinya. Suasana yang sangat nyaman disana.

Lagipula, siapa tahu Anda berkesempatan bertemu dengan Pak Presiden Indonesia, Jokowi yang diketahui kerap berlari pagi di dalam KRB jika ada kesempatan. Paling tidak, Anda akan bertemu dengan para petugas Paspampresnya yang juga menggunakan area KRB untuk melakukan lari pagi.

Jika tidak bertemu dengan mereka juga, mungkin bertemu dengan kami Lovely Bogor yang sedang “berburu” (narsis sedikit boleh dong?).

Mau mencoba?

(Catatan : foto pertama di artikel ini adalah hasil jepretan kru 3 Lovely Bogor, Arya Fatin Krisnansyah)

LEAVE A REPLY